“Pajak ini untuk pembangunan dan pelayanan publik. Kontribusi masyarakat akan kembali ke masyarakat,” tandas Supriyanto.
Meskipun sempat mengejutkan warga, beberapa pemilik kos mulai menunjukkan sikap kooperatif. Muji, salah satu pemilik rumah kos di Kumpulrejo, mengaku kini lebih paham setelah mendapatkan penjelasan detail mengenai mekanisme pemungutan.
“Awalnya kaget, tapi setelah dijelaskan saya paham. Insyaallah saya taat membayar pajak,” pungkas Muji. (fur)
