Harlah ke-58 MI Salafiyah Ngalian Pekalongan: Padukan Nilai Salaf dan Modernitas Demi Generasi Emas

Harlah ke-58 MI Salafiyah Ngalian Pekalongan: Padukan Nilai Salaf dan Modernitas Demi Generasi Emas
MALEKHA HARLAH - MI Salafiyah Ngalian menggelar rangkaian peringatan Hari Lahir (HARLAH) sebagai bentuk rasa syukur atas pengabdian puluhan tahun di dunia pendidikan.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Memasuki usia ke-58, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah Ngalian, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang adaptif. Melalui perayaan Hari Lahir (Harlah) yang digelar meriah, madrasah ini menegaskan komitmennya dalam memadukan nilai-nilai salaf tradisional dengan tuntutan modernitas.

Rangkaian acara yang melibatkan edukasi, religi, hingga kesehatan ini menjadi cermin keberhasilan madrasah dalam merangkul masyarakat dan alumni. Kegiatan diawali dengan lomba Tahfidz dan Mewarnai bagi siswa TK/RA se-wilayah sekitar sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.

Kepala MI Salafiyah Ngalian, Ella Maryana, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa momentum Harlah ini bukan sekadar peremajaan usia, melainkan refleksi untuk terus mencetak generasi yang tangguh secara intelektual maupun spiritual.

Baca Juga:Tanggul Kali Bodri Kendal Kritis, DPRD Desak PSDA Jateng Segera Lakukan Penanganan Permanen di 4 DesaWajah Baru Kampung Clumprit Pekalongan, Penataan Infrastruktur DAK Integrasi Rampung 100 Persen

“Melalui HARLAH ke-58 ini, kami berharap MI Salafiyah Ngalian semakin kokoh dalam mencetak generasi yang Berakhlakul Karimah dan cerdas secara intelektual. Kami juga berkomitmen untuk terus berinovasi dalam metode pembelajaran agar tetap relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Ella Maryana, Jumat (30/1/2026).

Transformasi Infrastruktur dan Prestasi

Dalam perjalanannya selama lebih dari setengah abad, MI Salafiyah Ngalian telah bertransformasi secara signifikan. Infrastruktur sekolah kini jauh lebih representatif dengan penambahan sarana penunjang belajar yang modern. Hal ini berbanding lurus dengan prestasi madrasah yang terus menanjak, baik di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat regional.

Tak hanya fokus pada ruang kelas, kesehatan fisik juga menjadi perhatian dalam rangkaian Harlah kali ini. Senam bersama yang diikuti oleh guru, siswa, hingga wali murid menjadi sarana mempererat silaturahmi. Sementara itu, puncak acara religi ditutup dengan “Madrasah Bersholawat” sebagai bentuk syukur atas keberkahan yang diterima selama 58 tahun mengabdi.

Inovasi Kurikulum Berbasis IT dan Sains

Salah satu keunggulan MI Salafiyah Ngalian saat ini adalah keberhasilannya mengintegrasikan penguasaan Teknologi Informasi (IT) dan sains ke dalam kurikulum berbasis religius. Adaptabilitas inilah yang membuat kepercayaan masyarakat tetap tinggi, terlihat dari tren jumlah pendaftar yang stabil meningkat setiap tahunnya.

0 Komentar