“Penanganan yang bisa kami lakukan selama ini masih bersifat darurat. Untuk penanganan permanen, kami masih menunggu alokasi anggaran,” pungkas Azwar Annas.
Warga Kendal kini berharap janji koordinasi antar-instansi ini segera terealisasi dalam bentuk pembangunan fisik yang kokoh, sehingga mereka tidak lagi dihantui rasa waswas setiap kali hujan deras mengguyur wilayah hulu Kali Bodri. (fur)
