RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperkim) mengumumkan tuntasnya proyek besar penataan infrastruktur di Kampung Clumprit, Kelurahan Degayu. Program yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Tahun 2025 tersebut kini telah terealisasi sepenuhnya, mengubah wajah kawasan permukiman tersebut menjadi lebih layak huni.
Kepala Dinperkim Kota Pekalongan, Slamet Mulyadi, menegaskan bahwa seluruh target fisik telah tercapai pada akhir Desember 2025 lalu. Penataan ini bersifat komprehensif, mencakup perbaikan hunian hingga penyediaan fasilitas dasar yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak warga setempat.
“Penataan Kampung Clumprit ini terdapat 4 pengerjaan antara lain perumahan, prasarana sarana dan utilitas umum atau PSU, sanitasi, serta air minum. Dengan demikian, DAK Integrasi di kawasan Clumprit sudah selesai 100 persen,” ujar Slamet Mulyadi, Jumat (30/1/2026).
Baca Juga:Nelayan TPI Tawang Kendal Keluhkan Pembayaran Ikan Diutang Bakul, DKP Siapkan Solusi Gandeng PerbankanSiap Kerja! 50 Peserta Lulus Diklat Satpam Gada Pratama di Polres Pekalongan Kota, Ini Keunggulannya
Ratusan Rumah Berhasil Direhabilitasi
Slamet merinci, pada sektor perumahan, pemerintah melakukan dua skema tindakan yakni Pembangunan Baru (PB) dan Peningkatan Kualitas (PK). Sebanyak 71 unit rumah baru berhasil dibangun, sementara 82 unit rumah lainnya telah ditingkatkan kualitasnya agar memenuhi standar kesehatan dan keamanan.
“Pembangunan baru dari target 71 unit sudah terealisasi 100 persen, sedangkan peningkatan kualitas dari 82 unit juga telah terealisasi 100 persen pada akhir Desember 2025,” ungkapnya.
Infrastruktur Jalan, Sanitasi, dan Air Bersih
Selain hunian, fokus pengerjaan juga menyasar pada Prasarana Sarana dan Utilitas Umum (PSU). Jalan lingkungan sepanjang 1.232 meter kini telah mulus, didukung dengan sistem drainase sepanjang 271 meter untuk meminimalisir risiko genangan air di pemukiman.
Di sektor sanitasi, Dinperkim membangun 116 unit septik tank skala individual beserta sambungan rumahnya, serta satu unit TPS-3R untuk pengelolaan sampah. Sementara untuk menjamin ketersediaan air bersih, jaringan perpipaan sepanjang hampir dua kilometer (1.963 meter) telah terpasang dan melayani 61 sambungan rumah baru.
“Untuk air minum, sambungan rumah sebanyak 61 sambungan dan jaringan perpipaan sepanjang 1.963 meter juga terealisasi 100 persen. Seluruhnya sudah selesai pada awal Desember 2025,” imbuh Slamet.
Tuntasnya proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kampung Clumprit secara signifikan. Pemerintah Kota Pekalongan berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. (nul)
