Peduli Korban Banjir Tirto, DPC Perempuan Bangsa Pekalongan Salurkan Logistik dan Serap Aspirasi Warga

Peduli Korban Banjir Tirto, DPC Perempuan Bangsa Pekalongan Salurkan Logistik dan Serap Aspirasi Warga
Istimewa BANTU - DPC Perempuan Bangsa membantu korban banjir di Desa Pacar, Kecamatan Tirto.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir. Aksi ini menyasar warga Desa Pacar, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, wilayah yang menjadi langganan genangan air setiap tahun.

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada masyarakat melalui koordinasi dengan pengurus ranting setempat untuk memastikan distribusi berjalan efektif. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah krisis yang menimpa kelompok rentan, terutama perempuan, anak-anak, dan lansia.

Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan, Hj. Hindun, menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memberikan dukungan moral sekaligus material bagi warga yang masih berjuang di tengah sisa-sisa genangan.

Baca Juga:Siswa SDN 1 Petung Kendal Sambut Antusias Makan Bergizi Gratis Perdana, Menunya Ada Bandeng Presto!Polres Pekalongan Kota Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Incaran!

“Hari ini DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Pekalongan membantu masyarakat yang terdampak banjir di Desa Pacar Tirto. Bantuan kami serahkan melalui pengurus ranting agar tepat sasaran dan bisa langsung diterima warga. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat,” ujar Hj. Hindun saat menyerahkan bantuan, Selasa (3/2/2026).

Fokus pada Kebutuhan Darurat dan Anak

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan kesehatan, mulai dari beras, minyak goreng, mi instan, roti, hingga makanan ringan khusus untuk anak-anak. Selain itu, organisasi juga menyertakan obat-obatan dan susu untuk menjaga kondisi fisik warga yang rawan terserang penyakit pascabanjir.

“Bantuan kami harapkan bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir, terutama bagi anak-anak dan lansia yang kondisi kesehatannya perlu lebih diperhatikan saat situasi bencana seperti ini,” terangnya.

Menyerap Aspirasi: Warga Minta Solusi Permanen

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Hindun tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga melakukan dialog langsung untuk menyerap aspirasi warga. Dari hasil bincang-bincang tersebut, terungkap bahwa masyarakat mulai jenuh dengan siklus banjir tahunan yang seolah tanpa solusi akhir.

Warga mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan penanganan infrastruktur jangka panjang, khususnya normalisasi drainase di lorong-lorong permukiman dan area fasilitas umum seperti masjid.

“Warga mengeluhkan banjir yang hampir terjadi setiap tahun. Mereka berharap ada penanganan jangka panjang, terutama terkait aliran air yang tersumbat dan drainase di kawasan permukiman dalam gang serta di sekitar masjid,” ungkap Hj. Hindun.

0 Komentar