RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota terus memperketat pengawasan wilayah melalui patroli skala besar guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Dalam operasi yang digelar pada Sabtu malam (31/1/2026), petugas menyisir sejumlah titik rawan, termasuk kawasan Exit Tol Setono yang kerap dijadikan lokasi berkumpulnya remaja.
Patroli gabungan ini melibatkan personel dari berbagai satuan fungsi dan Polsek jajaran. Sebelum bergerak, puluhan personel mengikuti apel kesiapan di Pos Exit Tol Setono untuk menerima arahan terkait pola penindakan yang mengedepankan aspek keselamatan dan kenyamanan publik.
Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Akhwan Nadzirin, menegaskan bahwa fokus utama patroli akhir pekan ini adalah menekan angka kejahatan jalanan (street crime) serta menghentikan aksi balap liar yang meresahkan.
Baca Juga:Siswa SDN 1 Petung Kendal Sambut Antusias Makan Bergizi Gratis Perdana, Menunya Ada Bandeng Presto!Polres Pekalongan Kota Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Incaran!
“Lokasi Exit Tol Setono menjadi salah satu titik perhatian, mengingat kerap dijadikan tempat berkumpulnya remaja dan rawan digunakan untuk aksi balap liar. Perhatikan kondisi sekitar, utamakan keselamatan personel dan masyarakat. Dalam upaya penindakan, kedepankan sikap humanis agar masyarakat merasa nyaman,” ujar Kompol Akhwan saat memberikan instruksi kepada personel, Selasa (3/2/2026).
Sita 18 Motor Berknalpot Brong
Setelah apel, petugas bergerak cepat menyisir jalur-jalur strategis. Selain memberikan imbauan persuasif kepada kerumunan remaja agar segera membubarkan diri, polisi juga melakukan pemeriksaan intensif terhadap kendaraan yang mencurigai.
Hasilnya, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan Kota berhasil mengamankan 18 unit sepeda motor. Kendaraan-kendaraan tersebut disita karena melanggar aturan teknis, seperti penggunaan knalpot brong yang bising serta tidak dilengkapi dengan plat nomor kendaraan.
“Petugas turut melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai akan digunakan untuk balap liar maupun yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar. Kendaraan tersebut berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lain dan mengganggu kenyamanan masyarakat,” tegas Wakapolres.
Komitmen Patroli Berkelanjutan
Kompol Akhwan memastikan bahwa tindakan tegas ini tidak hanya berhenti pada operasi satu malam saja. Langkah preemtif dan preventif akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan untuk menjamin Kota Pekalongan tetap kondusif, terutama pada jam-jam rawan tindak kriminalitas.
