Seni untuk Perubahan, Show Case Yayasan Selamat Rahayu Kendal Jadi Ajang Kreativitas Siswa & Mahasiswa

Seni untuk Perubahan, Show Case Yayasan Selamat Rahayu Kendal Jadi Ajang Kreativitas Siswa & Mahasiswa
ABDUL GHOFUR PERUBAHAN - Pesona seni tari tradisional mewarnai gelar karya Showcase Pondok Modern Selamat dan Universitas Selamat Sri di Kendal, Senin (2/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Yayasan Wakaf Selamat Rahayu Kendal sukses menggelar perhelatan akbar bertajuk Gelar Karya atau Show Case yang melibatkan seluruh unit pendidikannya, Senin, 2 Februari 2026. Acara yang memadukan potensi siswa Pondok Modern Selamat (PMS) dan mahasiswa Universitas Selamat Sri (Uniss) ini menjadi panggung ekspresi kreatif dengan mengusung misi besar: Seni untuk Perubahan.

Beragam karya mulai dari seni lukis, pertunjukan musik band, vokal, hingga seni rebana dan tari tradisional ditampilkan secara apik di lingkungan yayasan. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi terhadap proses pembelajaran dan pengembangan bakat di luar kurikulum akademik formal.

Koordinator Yayasan Wakaf Selamat Rahayu, Condro Budi Susetyo, menjelaskan bahwa seni dipilih sebagai tema sentral karena kekuatannya dalam membangun karakter dan sensitivitas sosial generasi muda.

Baca Juga:Polres Pekalongan Kota Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Incaran!Dua Pekan Banjir Rendam 4 Desa di Tirto Pekalongan, 1.600 Jiwa Mengungsi di 17 Titik Darurat

“Melalui tema Seni untuk Perubahan, kami ingin menanamkan nilai bahwa seni mampu membentuk karakter, meningkatkan kepekaan sosial, dan mendorong perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Condro di sela-sela acara, Senin.

Panggung Keberanian Pelajar dan Mahasiswa

Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari saat panggung pertunjukan mulai dipadati penonton. Bagi para siswa, ajang ini bukan sekadar pameran, melainkan pembuktian rasa percaya diri. Salah satu siswa SMP Pondok Modern Selamat, Anisa, mengungkapkan kebanggaannya saat karya lukisnya dipajang dan dilihat oleh khalayak umum.

“Saya suka melukis. Alhamdulillah, bisa dipamerkan di sini. Ini menjadi pengalaman berharga sekaligus pemacu semangat untuk terus berkarya,” kata Anisa singkat.

Guru Geografi SMA Pondok Modern Selamat, Nadia, juga mengamati dampak positif kegiatan ini terhadap mentalitas siswanya. Menurutnya, kolaborasi antar-jenjang pendidikan memberikan warna tersendiri bagi acara tersebut.

“Acara sangat meriah dan berjalan lancar. Anak-anak antusias dan berani menampilkan potensi terbaiknya. Setiap kelas dan kelompok diberikan ruang untuk menampilkan kreativitas sesuai minat masing-masing,” tegas Nadia.

Agenda Rutin dan Promosi Keunggulan

Selain menjadi wadah internal, show case ini juga menjadi cara yayasan memperkenalkan keunggulan PMS dan Uniss kepada masyarakat luas. Condro menegaskan bahwa kesuksesan acara tahun ini memastikan Gelar Karya akan masuk ke dalam kalender agenda rutin yayasan di masa depan.

0 Komentar