“Ini program strategis. Pemerintah daerah siap mendukung penuh gerakan pemuda yang serius membangun pertanian. Harus ada jembatan antara petani tua dan petani muda agar pertanian tidak putus di tengah jalan,” tegas Sukron secara lugas.
Melalui program Melati Bina Tani, PDPM Kendal berharap sektor pertanian tidak lagi dipandang sebelah mata oleh anak muda. Sebaliknya, tani diharapkan menjadi profesi menjanjikan yang mampu menyokong kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat kedaulatan pangan nasional dari tingkat desa. (fur)
