Polres Kendal Gaspol Sosialisasi di Boja, Operasi Keselamatan Candi 2026 Fokus Edukasi Pengguna Jalan

Polres Kendal Gaspol Sosialisasi di Boja, Operasi Keselamatan Candi 2026 Fokus Edukasi Pengguna Jalan
ABDUL GHOFUR EDUKASI - Petugas Polres Kendal memberikan edukasi kepada pengendra truck saat Operasi Keselamatan Candi 2026 di Boja, Sabtu (7/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal terus menggenjot sosialisasi keselamatan berkendara di wilayah hukumnya. Memasuki hari keenam pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, petugas menyasar titik rawan kemacetan di Pertigaan Traffic Light (TL) Jalan Pemuda, Boja, Sabtu (7/2/2026) pagi.

Dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kendal, Iptu Karyono, S.H., personel Unit Dikyasa melakukan pendekatan humanis dengan menyapa langsung para pengendara yang berhenti di lampu merah. Langkah persuasif ini diambil guna menekan angka pelanggaran yang kerap berujung pada kecelakaan fatal.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Panji Yugo Putranto, S.Tr.K., S.I.K., M.P.A., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi tanggung jawab moral setiap individu, bukan sekadar ketakutan pada denda tilang.

Baca Juga:Tragedi Ban Hanyut di Sungai Kalibodri Kendal, Dua Warga Selamat, Satu Korban Masih Hilang MisteriusKejari Batang Bongkar Maladministrasi PLN, Rp 7,3 Miliar Kelebihan Bayar Kembali ke Kas Daerah

“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi. Keselamatan di jalan raya harus menjadi kesadaran bersama. Tertib berlalu lintas bukan sekadar patuh aturan, tetapi kebutuhan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” tegas AKP Panji Yugo, Sabtu.

Bagi-Bagi Brosur dan Stiker Simpatik

Dalam aksi tersebut, petugas membagikan brosur panduan keselamatan serta stiker resmi Operasi Keselamatan Candi 2026. Pengendara diingatkan untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, mengenakan helm berstandar SNI, serta dilarang keras mengoperasikan ponsel saat mengemudi.

AKP Panji menambahkan, faktor kelalaian manusia masih menjadi penyumbang terbesar angka kecelakaan di Kabupaten Kendal. Oleh karena itu, edukasi di lapangan seperti yang dilakukan di Boja dianggap krusial untuk mengubah mindset masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menekan pelanggaran dan kecelakaan secara signifikan. Kami minta masyarakat disiplin, patuhi rambu, dan utamakan keselamatan. Jangan sampai lalai karena risiko di jalan raya sangat nyata,” imbuhnya secara lugas.

Operasi Berlanjut hingga 15 Februari

Kepolisian mengingatkan warga bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 masih akan terus digelar hingga 15 Februari mendatang. Wilayah Boja menjadi salah satu atensi khusus karena intensitas kendaraan yang tinggi dan karakteristik jalannya yang rawan.

Melalui pendekatan simpatik ini, Polres Kendal berharap tercipta situasi lalu lintas yang kondusif, aman, dan lancar. Budaya tertib berlalu lintas diharapkan tetap melekat pada diri masyarakat meskipun operasi kepolisian telah berakhir nantinya. (fur)

0 Komentar