1.199 Calon Jemaah Haji Kendal Ikuti Manasik, Bupati Dyah Kartika Ingatkan Stamina Fisik Jelang April

1.199 Calon Jemaah Haji Kendal Ikuti Manasik, Bupati Dyah Kartika Ingatkan Stamina Fisik Jelang April
ABDUL GHOFUR PERSIAPAN HAJI - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan bahwa ibadah haji tidak hanya memerlukan persiapan administrasi dan pemberangkatan, tetapi juga kesiapan fisik, mental, serta pemahaman manasik haji, Senin (9/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Persiapan menuju Tanah Suci mulai digeber. Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat resmi membuka rangkaian Manasik Haji Terintegrasi tingkat kabupaten bagi 1.199 calon jemaah haji (calhaj) musim 1447 H/2026 M.

Kegiatan yang berlangsung intensif di Pendopo Bahurekso Kendal pada Senin (9/3/2026) ini menjadi garda terdepan dalam memastikan para tamu Allah siap secara lahir dan batin. Dengan tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan”, manasik tahun ini mengedepankan pelayanan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dalam arahannya menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan spiritual, melainkan ujian fisik yang memerlukan stamina prima. Ia meminta para jemaah tidak meremehkan sisa waktu persiapan yang ada.

Baca Juga:Bahayakan Jalur Pesawat! Penerbangan Balon Udara Liar di Pekalongan Meningkat, AirNav Beri PeringatanInspiratif! Anak Petani Wonotunggal Batang Tembus Beasiswa UGM Hingga Jadi Ketua SEMA UIN Kalijaga

“Kami Pemerintah Kabupaten Kendal turut bersukacita atas kesempatan yang Allah SWT berikan kepada Bapak dan Ibu untuk menunaikan ibadah haji. Waktu persiapan tinggal sekitar dua bulan karena pemberangkatan mulai April 2026. Jaga kesehatan jasmani dan rohani. Jangan lengah, karena ibadah haji membutuhkan stamina dan kesabaran tinggi,” tegas Bupati Dyah Kartika, Senin.

Manasik Lima Hari untuk Kemandirian Jemaah

Bupati yang akrab disapa Mbak Tika ini juga menggarisbawahi pentingnya penguasaan tata cara ibadah agar jemaah bisa lebih mandiri saat berada di Arab Saudi. Manasik tingkat kabupaten ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari berturut-turut.

“Manasik ini dilaksanakan selama lima hari. Ikuti dengan serius, jangan setengah-setengah, supaya ibadah haji berjalan lancar dan mabrur. Kesempatan ini harus disiapkan dengan sungguh-sungguh agar Bapak dan Ibu paham seluruh rangkaian ibadahnya,” tandasnya secara lugas.

Target Jemaah yang Mandiri dan Bermartabat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kendal, Zaenal Muttaqin, merinci bahwa total 1.199 jemaah tersebut sudah termasuk tambahan kuota dan jemaah mutasi. Pihaknya merancang kurikulum manasik agar jemaah tidak hanya hafal teori, tapi juga paham aspek kedisiplinan di luar negeri.

“Kami ingin jemaah benar-benar paham rukun, syarat, dan tata cara haji. Jangan sampai berangkat tanpa bekal ilmu. Target kami jelas, jemaah Kendal harus mandiri, tertib, dan mampu menjalankan ibadah haji dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” ungkap Zaenal.

0 Komentar