“Kami menyiapkan program tarawih religius yang diisi kajian keislaman dan budaya. Harapannya Ramadan menjadi momentum penguatan dakwah dan kebersamaan umat, khususnya di wilayah yang masih minim penguatan organisasi,” pungkas Kiai Munir.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan kekhusyukan bagi umat Islam di Kabupaten Batang dalam menyambut bulan penuh berkah dengan semangat persatuan. (nov)
