Persiapan Haji 2026, 345 Calon Jemaah Kota Pekalongan Mulai Manasik, Wali Kota Aaf Jamin Pelayanan

Persiapan Haji 2026, 345 Calon Jemaah Kota Pekalongan Mulai Manasik, Wali Kota Aaf Jamin Pelayanan
ISTIMEWA MANASIK – Ratusan calon jemaah haji Kota Pekalongan mengikuti manasik terintegrasi tingkat kota di Ballroom Hotel Dafam Pekalongan, Senin (9/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Sebanyak 345 calon jemaah haji asal Kota Pekalongan resmi memulai rangkaian persiapan menuju Tanah Suci melalui bimbingan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kota Tahun 1447 H/2026 M. Kegiatan pembekalan perdana ini dipusatkan di Ballroom Hotel Dafam Pekalongan pada Senin (9/2/2026).

Wali Kota Pekalongan, H. Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), yang hadir membuka acara tersebut, memberikan pesan kuat kepada para jemaah. Ia memastikan bahwa efisiensi anggaran pemerintah tahun ini sama sekali tidak akan mengganggu kualitas pelayanan bagi para tamu Allah.

“Pelayanan tetap menjadi prioritas utama. Efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi kualitas fasilitas bagi jemaah, baik selama masa pemberangkatan maupun saat berada di Arab Saudi nanti,” tegas Wali Kota Aaf di hadapan ratusan calon jemaah haji.

Baca Juga:Korban Tenggelam Kali Bodri Ditemukan Meninggal, Jasad Muhamad Effendi Terseret Arus Sejauh 10 KilometerHanya 5 Persen Nelayan Batang Bisa Servis Kapal, BPI Latih Puluhan Nelayan Roban Timur Skill Mesin

Kesiapan Fasilitas dan Petugas

Wali Kota Aaf menyadari bahwa tantangan terbesar saat menjalankan ibadah haji adalah kepadatan jutaan umat di satu titik, terutama saat pelaksanaan Thawaf dan Sa’i. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi yang searah antara jemaah dan petugas.

Terkait petugas pendamping, Pemkot Pekalongan sebenarnya telah menyiapkan anggaran untuk empat pembimbing, namun saat ini kuota dari pusat hanya tersedia untuk dua orang.

“Jika nanti ada penambahan kuota petugas dari pusat, anggaran sudah siap. Kami ingin jemaah terlayani dengan maksimal. Komunikasi antara jemaah, petugas, KBIH, dan pemerintah harus berjalan searah,” tambahnya.

Rincian Jemaah dan Jadwal Manasik Kecamatan

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Pekalongan, R. Antono, merinci bahwa rombongan tahun ini terdiri dari 343 jemaah dan dua orang Petugas Haji Daerah (PHD). Terdapat sedikit penyusutan dari data awal dikarenakan satu petugas tidak melunasi biaya dan satu jemaah meninggal dunia.

Untuk jemaah yang wafat, posisinya dipastikan tidak bisa digantikan pada musim haji tahun ini karena kendala batas waktu pengurusan visa. Antono juga menjelaskan bahwa setelah manasik tingkat kota ini, jemaah akan melanjutkan pendalaman materi di tingkat kecamatan.

“Setelah pembukaan hari ini, manasik tingkat kecamatan akan dilanjutkan pada tanggal 11, 12, 14, dan 15 Februari 2026. Manasik tingkat kota kami laksanakan satu kali, sementara tingkat kecamatan empat kali agar lebih intensif,” pungkas Antono.

0 Komentar