Cegah Pohon Tumbang, Camat Subah Pimpin Pemangkasan Ratusan Pohon Rawan di Jalur Pantura Batang

Cegah Pohon Tumbang, Camat Subah Pimpin Pemangkasan Ratusan Pohon Rawan di Jalur Pantura Batang
NOVIA ROCHMAWATI PANGKAS - Camat Subah Pimpin Aksi Gabungan Pangkas Pohon Rawan di Clapar
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Keamanan pengguna jalan di Jalur Pantura menjadi prioritas utama Pemerintah Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Menanggapi potensi cuaca ekstrem, tim gabungan lintas instansi melakukan aksi pemangkasan pohon besar yang dinilai rawan tumbang di sepanjang jalan nasional Desa Clapar, Selasa (10/2/2026).

Upaya preventif ini dilakukan karena banyak dahan besar yang menjulur ke badan jalan hingga menempel pada instalasi kabel listrik PLN dan atap bangunan warga. Langkah ini diambil untuk menjamin kelancaran arus logistik dan keselamatan pengendara di nadi utama transportasi Pulau Jawa tersebut.

Camat Subah, Muhammad Yasin, turun langsung ke lapangan untuk mengoordinasi tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, Dishub, PLN, hingga relawan Destana.

Baca Juga:Bupati Kendal Luncurkan Buku Sejarah Kaliwungu, Perkuat Literasi Lokal dan Jati Diri Kota SantriTMMD Sengkuyung I 2026 Dimulai, Fokus Atasi Banjir Rob di Bandengan Melalui Betonisasi Jalan Pesisir

“Kegiatan ini murni untuk keselamatan bersama. Jalur Pantura adalah nadi utama transportasi, sehingga harus kita pastikan aman dilalui masyarakat. Kami prioritaskan pohon-pohon yang paling mengancam keselamatan lalu lintas,” ujar Muhammad Yasin di sela-sela pemangkasan di Desa Clapar, Selasa.

Target 223 Pohon hingga Pekan Depan

Berdasarkan pemetaan teknis, Pemerintah Kecamatan Subah telah mengidentifikasi sebanyak 223 pohon rawan yang tersebar di wilayahnya. Rinciannya terdiri dari 142 pohon di lajur utara dan 81 pohon di lajur selatan.

Pada hari pertama di Desa Clapar, tim berhasil menangani delapan pohon paling berisiko dari target awal 15 pohon. Pemangkasan dilakukan secara taktis mulai pagi hingga siang hari guna meminimalisir kemacetan panjang di Jalur Pantura.

“Alhamdulillah sejauh ini berjalan lancar dan taktis. Ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi teknis penebangan pohon pada ruas jalan nasional di wilayah Kabupaten Batang,” tambah Yasin menjelaskan latar belakang aksi tersebut.

Jadwal Pemangkasan Bertahap

Aksi pengamanan jalur ini dijadwalkan akan berlangsung secara maraton hingga 18 Februari 2026. Setelah penanganan di Desa Clapar tuntas, tim gabungan dijadwalkan bergeser ke wilayah Desa Sengon dan Desa Adinuso.

Pemerintah mengimbau para pengguna jalan yang melintasi wilayah Subah untuk lebih waspada dan bersabar saat aktivitas pemangkasan berlangsung. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu menekan angka kecelakaan akibat pohon tumbang yang kerap terjadi saat angin kencang dan hujan lebat melanda wilayah Batang. (nov)

0 Komentar