Hasil Konfercab XXIX, Dimas dan Nurul Resmi Pimpin IPNU-IPPNU Kota Pekalongan Masa Khidmat 2026-2028

Hasil Konfercab XXIX, Dimas dan Nurul Resmi Pimpin IPNU-IPPNU Kota Pekalongan Masa Khidmat 2026-2028
ISTIMEWA HASIL KONFERCAB – Penyerahan hasil Konfercab XXIX PC IPNU Kota Pekalongan dari Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Tengah ke Ketua PC IPNU Kota Pekalongan terpilih, Ahad (8/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Estafet kepemimpinan pelajar Nahdlatul Ulama di Kota Batik resmi berganti. Dimas Syukroni dan Nurul Maghfiroh terpilih sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Pekalongan masa khidmat 2026-2028.

Keputusan tersebut lahir dalam gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) XXIX yang berlangsung khidmat di Gedung Aswaja PCNU Kota Pekalongan, Ahad (8/2/2026). Dalam bursa pemilihan Ketua IPNU, Dimas Syukroni yang mewakili Pekalongan Barat berhasil unggul melalui proses voting dengan meraih 24 suara, mengalahkan Khusni Mubarok dari Pekalongan Selatan yang memperoleh 15 suara.

Sementara itu, untuk posisi Ketua IPPNU, Nurul Maghfiroh terpilih secara aklamasi setelah satu kandidat lainnya dinyatakan tidak memenuhi kriteria persyaratan administrasi.

Baca Juga:Bupati Kendal Luncurkan Buku Sejarah Kaliwungu, Perkuat Literasi Lokal dan Jati Diri Kota SantriTMMD Sengkuyung I 2026 Dimulai, Fokus Atasi Banjir Rob di Bandengan Melalui Betonisasi Jalan Pesisir

Ketua PC IPNU Kota Pekalongan periode sebelumnya, Insan Kamil, menyebutkan bahwa Konfercab tahun ini mengusung tema besar “Regenerasi Pelajar Mengawal Generasi Emas Membangun Peradaban Bangsa”.

“Tema ini dipilih sebagai pengingat bahwa proses regenerasi di tingkat pelajar adalah fondasi utama bagi peradaban bangsa di masa depan,” ungkap Insan Kamil.

Pesan PCNU: Harus Adaptif dan Satu Visi

Acara yang dihadiri oleh 48 pimpinan ranting dan komisariat se-Kota Pekalongan ini dibuka langsung oleh Ketua PCNU Kota Pekalongan, Dr. K.H. Moch Machrus Abdullah, Lc., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa IPNU-IPPNU sebagai garda terdepan pelajar NU harus selaras dengan visi induk organisasinya.

Ia mengingatkan pesan Ketua Umum PBNU Gus Yahya agar organisasi selalu adaptif terhadap perkembangan zaman agar tidak tergilas oleh perubahan.

“Organisasi harus adaptif. Kader yang sudah demisioner pun harus tetap berkontribusi di masyarakat, entah itu berlanjut ke GP Ansor maupun Fatayat. Jika tidak mampu beradaptasi, organisasi akan hilang dengan sendirinya,” tegas KH Machrus Abdullah.

Bukan Soal Menang atau Kalah

Usai dinyatakan terpilih, Dimas Syukroni menyampaikan pesan menyentuh kepada seluruh kader yang hadir. Baginya, mandat yang diterima bukan sekadar kemenangan kompetisi, melainkan amanah besar untuk berkhidmat.

“Konferensi tersebut bukan tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menjaga semangat berhidmah setelah konferensi ini. Karena adanya kita di sini hanya mengharapkan ridho kiai dan pastinya ridho Kanjeng Nabi,” tutur Dimas dalam visi misinya.

0 Komentar