RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan Kota terus mengintensifkan program Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) melalui agenda Police Goes to School. Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2026 yang menyasar kalangan pelajar di berbagai SMP dan SMK di Kota Batik tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota, AKP Andi Susanto, turun langsung menjadi pembina apel di sejumlah sekolah unggulan, seperti SMK Negeri 3 Kota Pekalongan. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan disiplin berkendara sejak dini guna menekan angka fatalitas kecelakaan yang sering melibatkan kelompok usia remaja.
AKP Andi menegaskan bahwa pelajar memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dalam budaya berlalu lintas. Kesadaran untuk mematuhi aturan jalan raya bukan sekadar formalitas hukum, melainkan upaya menjaga nyawa di jalanan.
Baca Juga:Nelayan yang Tenggelam di Sungai Sambong Batang Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Roban BaratSopir Ambulans Desa di Pekalongan Digembleng Safety Driving, Polisi: Nyawa Pasien dan Keamanan Utama
“Pelajar merupakan generasi muda yang rentan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh siswa untuk selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm standar, tidak kebut-kebutan, serta mematuhi rambu-rambu yang ada,” tegas AKP Andi Susanto, Kamis, 12 Februari 2026.
Slogan Motivasi: Kamu Tertib Kamu Hebat
Untuk mendekatkan pesan keselamatan kepada generasi Z, Satlantas mengusung slogan yang modern dan komunikatif: “Dalam Berlalu Lintas, Kamu Tertib Kamu Hebat.” Pendekatan ini dinilai lebih efektif dibandingkan sekadar memberikan sanksi, karena membangun kebanggaan pada diri pelajar untuk menjadi pribadi yang disiplin.
Edukasi yang diberikan mencakup penggunaan helm SNI yang benar, larangan penggunaan knalpot tidak standar (brong), hingga pengecekan kelengkapan surat kendaraan. AKP Andi berharap para siswa mampu menjadi pelopor keselamatan bagi lingkungan sekolah maupun keluarganya.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Melalui program ini, kami ingin menanamkan pemahaman agar kejadian dan korban kecelakaan yang melibatkan kalangan pelajar dapat dicegah sejak dini,” tambahnya secara lugas.
Apresiasi dari Dunia Pendidikan
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 6 Kota Pekalongan, Qurratiani, S.Si, mengapresiasi kehadiran jajaran kepolisian yang bersedia memberikan edukasi langsung kepada anak didiknya. Menurutnya, sinergi ini sangat membantu sekolah dalam membentuk karakter siswa yang sadar hukum.
