Polres Kendal Bangun Jembatan Presisi 12 Meter di Patean, Akses Ekonomi Warga Sidodadi Kini Lebih Lancar

Polres Kendal Bangun Jembatan Presisi 12 Meter di Patean, Akses Ekonomi Warga Sidodadi Kini Lebih Lancar
ABDUL GHOFUR PEMBANGUNAAN DIMULAI - Kapolres Kendal bersama jajaran melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Presisi di Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Rabu (11/2/2026), sebagai wujud dukungan Polri terhadap penguatan akses dan kesejahteraan masyarakat desa.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kepolisian Resor (Polres) Kendal tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga terjun langsung sebagai penggerak pembangunan di pelosok desa. Hal ini dibuktikan dengan dimulainya pembangunan Jembatan Presisi sepanjang 12 meter di Dusun Tembelang, Desa Sidodadi, Kecamatan Patean, Rabu (11/2/2026).

Pembangunan infrastruktur vital ini merupakan bagian dari program Jembatan Presisi Polda Jawa Tengah yang bertujuan memperkuat konektivitas wilayah pedesaan. Peletakan batu pertama dilakukan oleh Kabag Log Polres Kendal, Kompol A. Shodiqin, mewakili Kapolres Kendal, didampingi jajaran Forkopimcam Patean dan tokoh masyarakat setempat.

Kompol A. Shodiqin menegaskan bahwa Polri memiliki komitmen tinggi untuk mendukung percepatan pembangunan nasional hingga ke tingkat desa, sesuai dengan arahan Presiden RI mengenai peningkatan pelayanan publik.

Baca Juga:Nelayan yang Tenggelam di Sungai Sambong Batang Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Roban BaratSopir Ambulans Desa di Pekalongan Digembleng Safety Driving, Polisi: Nyawa Pasien dan Keamanan Utama

“Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur. Kehadiran Jembatan Presisi Polri diharapkan menjadi penggerak ekonomi lokal dan memperkuat stabilitas sosial masyarakat,” ujar Kompol A. Shodiqin di sela kegiatan peletakan batu pertama.

Dongkrak Hasil Pertanian dan Peluang Usaha

Jembatan yang memiliki lebar 3 meter ini diharapkan mampu memecah kebuntuan akses transportasi warga Dusun Tembelang. Selama ini, mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian kerap terkendala oleh minimnya infrastruktur penghubung yang memadai.

Menurut Shodiqin, infrastruktur yang mumpuni merupakan tulang punggung aktivitas sosial masyarakat. Dengan adanya jembatan baru, waktu tempuh warga ke pusat ekonomi akan lebih singkat, yang secara otomatis membuka peluang usaha baru di tingkat lokal.

“Infrastruktur yang memadai menjadi tulang punggung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat desa. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil pertanian,” imbuhnya secara lugas.

Target Rampung dalam Dua Bulan

Kepala Desa Sidodadi, Sukoco, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Polres Kendal atas kepeduliannya terhadap kebutuhan riil warganya. Ia mengakui bahwa akses jalan dan jembatan adalah impian lama warga yang akhirnya segera terealisasi.

“Jembatan ini menjawab kebutuhan riil masyarakat. Akses yang baik akan memudahkan aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat jembatan setelah selesai dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tutur Sukoco secara antusias.

0 Komentar