Cegah Pohon Tumbang di Jalur Pantura Batang, Petugas Gercep Pangkas Dahan Rimbun demi Keamanan Jalan

Cegah Pohon Tumbang di Jalur Pantura Batang, Petugas Gercep Pangkas Dahan Rimbun demi Keamanan Jalan
M. DHIA THUFAIL PEMANGKASAN POHON - Petugas saat memangkas sejumlah pohon rimbun di pinggiran Pantura Kota Batang.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Pemerintah Kecamatan Batang bergerak cepat mengantisipasi risiko kecelakaan akibat cuaca ekstrem. Menindaklanjuti koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang, petugas mulai melakukan pemangkasan dan penjarangan pohon di sepanjang urat nadi Jalur Pantura.

Aksi ini difokuskan pada pohon-pohon besar yang dahan-dahannya sudah menjuntai ke badan jalan dan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat angin kencang menerjang. Pemangkasan dipusatkan di Jalan Slamet Riyadi yang merupakan area padat lalu lintas di wilayah Batang Kota.

Camat Batang, Luksono Pramudito, menjelaskan bahwa eksekusi di lapangan telah dimulai sejak Selasa lalu. Meskipun sempat terkendala ketersediaan alat berat, tim gabungan terus menyisir titik-titik rawan.

Baca Juga:Warga Bojongminggir Pekalongan Resah Warung Karaoke Berkedok Pecak Belut Diduga Jual Miras IlegalDinkes Kota Pekalongan Temukan 33 Kasus Kusta, Skrining Diperketat di Wilayah Banjir dan Lingkungan Kumuh

“Kami di tingkat kecamatan telah merapatkan hal ini pada hari Senin lalu, dan eksekusi langsung dimulai sejak Selasa. Saat ini sudah memasuki hari kedua. Tadi pengerjaan agak siang karena kami harus menunggu koordinasi alat berat berupa crane dari OPD lain,” ujar Luksono Pramudito saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026).

Kriteria Pohon yang DipangkasLuksono menegaskan bahwa pihaknya tidak melakukan penebangan secara asal. Petugas di lapangan menerapkan kriteria ketat untuk menentukan pohon mana yang harus dikurangi bebannya atau ditebang habis demi alasan keamanan.

Kriteria tersebut meliputi pohon yang terlalu rimbun, dahan yang menutup lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga pohon yang jarak tanamnya terlalu rapat sehingga merusak infrastruktur di sekitarnya.

“Yang kami lakukan ini lebih pada penataan dan penjarangan. Kalau memang membahayakan, baru ditebang. Kalau masih bisa dipangkas, ya dipangkas. Hingga hari kedua ini, baru sekitar lima pohon besar yang berhasil ditangani,” tegasnya secara lugas.

Keamanan Pengendara Jadi PrioritasHingga saat ini, pihak kecamatan belum merinci total jumlah pohon yang akan dipangkas. Namun, operasional ini dipastikan akan terus berlanjut menyisir wilayah Pantura Batang Kota hingga kondisi jalur benar-benar steril dari ancaman dahan patah atau pohon tumbang.

Langkah preventif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi para sopir angkutan barang maupun pengendara sepeda motor yang melintasi jalur tersebut. Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, warga juga diimbau untuk selalu waspada saat melintas di bawah pohon besar ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Batang. (fel)

0 Komentar