5 Rekomendasi Kuliner Takjil Favorit di Jogja

5 Rekomendasi Kuliner Takjil Favorit di Jogja
nif  sumber: aotransportbus.com screenshot/ig pawon.ind
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Ramadan kali ini lagi di Jogja tapi masih bingung mau cari takjil apa? Di Jogja penuh dengan pilihan takjil lezat yang siap memanjakan lidah. Mulai dari yang manis sampai yang gurih, semuanya ada buat bikin waktu berbuka puasa makin seru dan berkesan.

Berikut 5 rekomendasi kuliner takjil favorit di Jogja

1. Kicak

Siapa yang bisa menolak kelezatan Kicak? Takjil manis satu ini jadi favorit di Yogyakarta, apalagi saat bulan Ramadan. Kicak dibuat dari beras ketan, parutan kelapa, dengan wangi pandan yang khas dan menggoda. Camilan ini dikenal sebagai takjil ikonik dari Kampung Kauman, Yogyakarta, dan biasanya hanya bisa kamu temui selama bulan suci.

Kicak ada cerita menarik nih! Pada tahun 1970-an, Mbah Wono mulai menjajakan kicak di pasar sore Kauman, sejak saat itu, makanan kicak ini semakin terkenal. Sekarang ini, banyak pedagang kaki lima yang menjual kicak bareng jajanan khas lainnya seperti es buah, kolak, dan lupis. Harganya juga sangat ramah di kantong, hanya sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi.

Baca Juga:5 Oleh-Oleh Unik Khas Rembang untuk Bekal Mudik LebaranRekomendasi 6 Oleh-Oleh Unik Khas Pekalongan, Perpaduan Tradisi dan Inovasi Lokal

2. Kolak

Kolak, terutama kolak pisang hampir selalu jadi menu wajib saat berbuka puasa. Cita rasanya yang manis dengan tekstur lembut membuat banyak orang menjadikannya sebagai takjil favorit. Umumnya, kolak dibuat dari pisang kepok yang dimasak bersama gula hingga menghasilkan rasa yang lezat. Selain versi klasik, ada juga aneka varian kolak lain seperti kolak labu kuning atau kolak pisang dengan kacang hijau.

Kolak pisang tidak hanya enak, tetapi juga punya makna spesial. Dalam tradisi, mengonsumsi kolak diharapkan dapat membawa keberkahan serta menjauhkan dari hal-hal buruk. Banyak rumah di Yogyakarta yang memasak kolak sebagai hidangan pembuka puasa, dan aroma manisnya menjadi ciri khas bulan Ramadan. Kolak ini bisa kamu jumpai di banyak lokasi, mulai dari pedagang kaki lima di pinggir jalan sampai tempat makan dan restoran yang ada di berbagai sudut kota.

3. Jenang Mutiara

Lagi pengin takjil yang beda dari biasanya? Jenang Mutiara bisa jadi pilihan menarik. Bubur khas Yogyakarta ini dibuat dari sagu mutiara yang dimasak hingga teksturnya kenyal, lalu disajikan dengan kuah santan manis. Perpaduan rasa manis yang lembut dan tekstur kenyalnya bikin banyak orang langsung jatuh hati saat waktu berbuka puasa.

0 Komentar