RADARPEKALONGAN.ID – Terdapat sepuluh jenis kue takjil untuk berbuka puasa yang hampir selalu menjadi pilihan favorit saat momen berbuka tiba. Aneka jajanan ini begitu diminati karena rasanya yang lezat, juga harganya yang terjangkau, serta mudah ditemukan di berbagai tempat.
Terlebih lagi, jika bulan Ramadhan telah tiba, penjual takjil musiman maupun pedagang tetap ramai menawarkan beragam kue tersebut di pinggir jalan, pasar tradisional, sampai pusat jajanan. Maka tidak heran jika setiap sore menjelang waktu maghrib, aneka kue ini selalu diburu untuk melengkapi hidangan saat berbuka puasa dengan orang-orang tercinta.
Berikut 10 kue takjil untuk buka puasa:
1. Klepon
Kue yang satu ini memang hampir selalu hadir sebagai camilan khas selama bulan Ramadan. Termasuk ke dalam kategori jajanan pasar, klepon yang memiliki bentuk bulat dan dilapisi parutan kelapa segar di bagian luarnya, sehingga memberikan perpaduan rasa manis dan gurih yang semakin menggugah selera.
Baca Juga:Gemerlap Imlek di Safari Beach Jateng Batang: Atraksi Barongsai dan Singa Baru Sukses Sedot Ribuan TurisSukadi Dwijodipuro Resmi Pimpin Kerabat KRT Wirowongso Wiroguno, Pererat Silaturahmi Trah Mataram
2. Serabi
Siapa yang tidak mengenal serabi? Kue tradisional khas Surakarta ini, kini telah banyak dipasarkan di berbagai kota. Biasanya, serabi dimasak menggunakan tungku dan disajikan dengan beraneka pilihan topping. Saat ini, kamu dapat menjumpai serabi dengan tambahan topping seperti cokelat, keju, pisang, nangka, hingga sosis yang menggugah selera.
3. Kue Lumpur
Kue tradisional yang memiliki tekstur lembut dengan cita rasa lezat memang menjadi pilihan yang cocok dijadikan menu takjil saat menjelang berbuka puasa. Proses pembuatan takjil kue lumpur ini pun tergolong mudah dan sederhana. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat adonan kue lumpur juga tidak terlalu rumit juga mudah untuk ditemukan. Agar menghasilkan tekstur yang halus dan lembut, kentang dapat digunakan untuk bahan utama dalam adonannya.
4. Kue Lapis
Kue berbahan dasar ketan yang umumnya berbentuk segitiga ini sering dicari karena kini sudah sulit ditemukan. Lupis dibuat dari beras ketan yang dikukus atau direbus, kemudian disajikan dengan taburan kelapa parut lalu siraman dengan gula merah cair di atasnya. Bentuk lupis pun tidak selalu segitiga. Saat ini, banyak pedagang yang membentuknya memanjang menyerupai lontong agar lebih praktis saat proses pembuatannya. Meski tampilannya berbeda, cita rasanya tetap enak dan lezat.
