RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan resmi membuka pendaftaran seleksi terbuka dan kompetitif untuk pengisian 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penataan organisasi, baik melalui pergeseran promosi maupun mutasi di lingkungan birokrasi setempat.
Proses seleksi ini dipastikan telah mengantongi izin dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Jabatan yang ditawarkan mencakup posisi strategis, mulai dari jajaran Staf Ahli Bupati hingga sejumlah Kepala Dinas.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, selaku Ketua Panitia Seleksi, menegaskan bahwa seluruh tahapan akan dilakukan secara normatif dan transparan guna menjaring pejabat yang kompeten.
Baca Juga:Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Penembakan Kedungwuni, Rumah Korban Dijaga Ketat Personel BersenjataHasil Rukyatul Hilal di Kota Pekalongan: Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk, Awal Ramadan 1447 H Tunggu Isbat
“Ini bagian dari pergeseran, gerbong promosi, mutasi. Jadi kita sudah mendapat izin dari BKN maupun dari pusat untuk menyelenggarakan kegiatan seleksi JPT. Ada 11 jabatan yang kosong. Sudah diumumkan sesuai dengan jadwal tahapannya, kita laksanakan secara normatif dan terbuka,” ujar M. Yulian Akbar di Kajen, Sabtu (14/2/2026).
Libatkan Pihak Eksternal dan Akademisi
Demi menjamin objektivitas, Pemkab Pekalongan menggandeng Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk mendukung pelaksanaan asesmen atau uji kompetensi. Selain itu, tim panitia seleksi juga melibatkan pakar eksternal dan akademisi untuk memastikan standar profesionalitas yang tinggi.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi BKN mulai 13 hingga 27 Februari 2026. Menariknya, seleksi ini dibuka tidak hanya bagi internal Pemkab Pekalongan, tetapi juga bagi PNS di lingkungan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi di wilayah Jawa Tengah yang memenuhi kriteria.
“Seluruh proses seleksi ini tidak dipungut biaya. Kami pastikan gratis dan terbuka. Masyarakat juga kami beri kesempatan untuk memberikan masukan terkait rekam jejak para pelamar melalui email resmi panitia,” tambah Sekda Yulian Akbar secara tegas.
Target Pelantikan April 2026
Terdapat 11 posisi yang diperebutkan, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DPMPTSP, Kepala Dinporapar, hingga Kepala Dinas Dukcapil. Khusus untuk posisi Kepala Dinas Dukcapil, jadwal pelantikan diprediksi mundur hingga Juni 2026 karena memerlukan persetujuan khusus dari Kementerian Dalam Negeri.
Berdasarkan jadwal, pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 20 April 2026. Berikut adalah rincian tahapan seleksi:
