Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Penembakan Kedungwuni, Rumah Korban Dijaga Ketat Personel Bersenjata

Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Penembakan Kedungwuni, Rumah Korban Dijaga Ketat Personel Bersenjata
HADI WALUYO PERIKSA SAKSI - Polisi secara maraton melakukan pemeriksaan sejumlah saksi untuk ungkap kasus penembakan di Kedungwuni.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KAJEN – Jajaran Polres Pekalongan bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah terus bergerak cepat mengungkap kasus penembakan misterius di Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Hingga saat ini, sebanyak sembilan orang saksi telah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik.

Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C Yusuf, menyatakan bahwa pemeriksaan saksi dilakukan secara maraton, termasuk menggali keterangan dari saksi korban. Langkah ini diambil untuk merangkai kronologi kejadian secara akurat guna memburu pelaku yang melarikan diri ke arah utara usai melancarkan aksinya.

“Tim penyidik dari Polres Pekalongan dan juga Ditreskrimum Polda Jateng sudah melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lapangan. Kurang lebih ada 9 orang saksi yang kami lakukan pemeriksaan secara maraton dan Alhamdulillah sudah selesai semua,” ujar Rachmad C Yusuf di Mapolres Pekalongan, Senin (16/2/2026).

Baca Juga:Wakil Ketua DPRD Batang Jadi Korban Phishing APK, Saldo Tabungan Rp 1,3 Miliar di Bank Pelat Merah Raib5 Rekomendasi Kuliner Takjil Favorit di Jogja

Analisa CCTV: Pelaku Diduga Kuasai Medan

Selain keterangan saksi, kepolisian kini tengah mendalami sejumlah rekaman CCTV yang diambil dari sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan analisa sementara, pelaku yang mengendarai sepeda motor terlihat sangat tenang dan sempat berputar-balik di lokasi sebelum melepaskan tembakan. Polisi menduga pelaku telah melakukan pengintaian atau memetakan wilayah sasaran jauh sebelum eksekusi.

“Dari beberapa rekaman CCTV yang kami kumpulkan dan kami analisa, memang pelaku setelah dari lokasi kejadian itu langsung bergerak ke arah utara. Kita melihat bahwa pelaku sudah memetakan dan melakukan analisa di lapangan,” jelasnya secara lugas.

Proyektil Timah Diuji Labfor

Terkait barang bukti, proyektil berbahan timah yang ditemukan di lokasi kini sedang diteliti oleh Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jateng. Meski ada indikasi berasal dari senjata api jenis rakitan atau revolver, polisi masih menunggu hasil pasti untuk menentukan jenis senjata yang digunakan pelaku.

Untuk menjamin keselamatan pasca-insiden, Polres Pekalongan melakukan penjagaan ketat di rumah korban dengan menempatkan personel khusus. Langkah preventif ini dibarengi dengan peningkatan intensitas patroli di wilayah Kedungwuni.

“Untuk mengantisipasi dan memberikan rasa aman, khususnya kepada korban, kami sudah menempatkan personel untuk melakukan penjagaan di rumah korban. Patroli juga akan ditingkatkan di wilayah Kedungwuni dan sekitarnya,” tegas Kapolres.

0 Komentar