Peziarah yang datang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, tokoh agama, habib, hingga pejabat pemerintahan dan pelaku usaha. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya posisi Makam Wonobodro sebagai pusat wisata religi dan sejarah di Kabupaten Batang.
Secara fisik, makam Syekh Maulana Maghribi berada di tengah bangunan menyerupai pendopo yang ditopang empat sokoguru. Area makam tertata rapi dengan lantai keramik, batu nisan yang dibungkus kain mori, serta tirai penutup yang menambah kesan sakral.Keberadaan Makam Wonobodro tidak hanya memperkaya khazanah wisata religi Batang, tetapi juga memperkuat identitas daerah sebagai wilayah yang memiliki warisan sejarah Islam yang penting di Jawa Tengah. (mar)
