“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, papan reklame, maupun bangunan yang sudah lapuk. Risiko tumbang atau roboh sangat tinggi saat angin kencang disertai hujan deras,” ujar Iwan Sulistiyo mengingatkan.
Masyarakat juga diminta aktif melaporkan jika melihat pohon yang sudah miring atau saluran air yang tersumbat guna mencegah dampak yang lebih luas. Saat ini, Posko Siaga Bencana BPBD Kendal disiagakan selama 24 jam penuh untuk merespons cepat setiap laporan masuk.
“Kami tidak ingin lengah. Keselamatan warga adalah prioritas utama. Seluruh personel kami siaga 24 jam dan siap bergerak kapan pun dibutuhkan,” pungkasnya. (fur)
