Tragedi Mercon Meledak di Sukorejo Kendal: Tubuh Pemuda Terbakar dan Patah Kaki Saat Rakit Petasan

Tragedi Mercon Meledak di Sukorejo Kendal: Tubuh Pemuda Terbakar dan Patah Kaki Saat Rakit Petasan
ABDUL GHOFUR OLAH TKP - Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam rumah korban ledakan mercon di Dukuh Tretegan, Desa Selokaton, Kecamatan Sukorejo.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Nasib nahas menimpa seorang pemuda berinisial DF (21), warga Dukuh Tretegan, Desa Selokaton, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal. Ia harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan saat sedang merakit petasan di dalam rumahnya pada Rabu (18/2/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Insiden memilukan ini mengakibatkan korban menderita luka bakar serius di sekujur tubuh. Tak hanya itu, kerasnya daya ledak bahan kimia tersebut juga menyebabkan pergelangan kaki kiri korban mengalami patah tulang.

Peristiwa bermula saat korban tengah mencampur dan menumbuk bahan pembuat petasan. Diduga akibat gesekan antara alat penumbuk dan bahan kimia, muncul percikan api yang seketika menyambar tumpukan bubuk mercon di sekitarnya.

Baca Juga:Polres Batang Musnahkan 29 Kg Serbuk Petasan Pakai Tim Jibom Brimob, Pelaku Terancam Pidana BeratWarga Bugisan Pekalongan Jaga Mesin Pompa Sebagai Benteng Banjir, Fokus Kelola Sampah Lewat TPS 3R

Saksi mata di lokasi kejadian, Sokib Khoirul Umam (31), menceritakan detik-detik mencekam saat ledakan itu meruntuhkan keheningan desa.

“Korban sedang menumbuk obat petasan. Tiba-tiba muncul percikan, lalu langsung meledak. Suaranya keras sekali. Badannya terbakar dan kakinya langsung terlihat tidak bisa digerakkan,” ungkap Sokib saat memberikan keterangan, Jumat (20/2/2026).

Evakuasi dan Penanganan Medis

Mendengar dentuman keras tersebut, warga sekitar langsung berhamburan menuju sumber suara. Mereka mendapati korban sudah dalam kondisi lemah di dalam ruangan yang berantakan. Warga kemudian melakukan evakuasi mandiri dengan membawa korban ke Puskesmas Sukorejo I.

Namun, karena luka yang diderita cukup parah, tim medis memutuskan untuk merujuk korban guna mendapatkan penanganan lebih spesifik.

“Begitu terdengar ledakan, kami langsung masuk ke rumahnya. Korban dalam kondisi lemah, tubuhnya luka bakar, dan kakinya patah. Kami segera membawa ke puskesmas. Saat ini korban dirujuk ke RSI II Patean untuk perawatan intensif,” tambah Sokib.

Hingga saat ini, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan bisa berkomunikasi, namun masih memerlukan pengawasan ketat dari tim dokter ahli bedah dan spesialis luka bakar.

Peringatan Bahaya Meracik Petasan

Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat Kendal, terutama kalangan remaja, mengenai risiko besar di balik hobi meracik petasan secara mandiri. Bahan kimia yang digunakan untuk mercon sangat sensitif terhadap panas, gesekan, dan tekanan.

0 Komentar