Balon Udara Meledak Sebelum Terbang di Pekalongan, Empat Remaja Terluka Parah Kena Ledakan Petasan Maut

Balon Udara Meledak Sebelum Terbang di Pekalongan, Empat Remaja Terluka Parah Kena Ledakan Petasan Maut
DOK POLRES MENJENGUK – Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi saat menjenguk salah satu korban ledakan petasan yang masih dirawat di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, Kabupaten Pekalongan, Jumat (20/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Insiden mengerikan kembali terjadi akibat aktivitas balon udara liar disertai petasan di wilayah Pekalongan. Empat orang remaja harus dilarikan ke rumah sakit setelah terkena ledakan hebat dari petasan yang hendak mereka pasang pada bagian bawah balon udara di Desa Paweden, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jumat (20/2/2026) pagi.

Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di kawasan Jalan Baru Pematang Sawah. Mirisnya, balon udara tersebut belum sempat mengudara, namun rangkaian petasan yang ditautkan di bawahnya justru meledak secara tiba-tiba dan menghantam para remaja yang berada di dekatnya.

Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi, langsung menjenguk para korban di RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal. Ia menyatakan keprihatinan mendalam lantaran seluruh korban masih berstatus sebagai pelajar.

Baca Juga:Tragis! Bocah 3 Tahun di Kajen Pekalongan Tewas Terseret Arus Selokan Saat Bermain Hujan-hujananGeger Penemuan Mayat Perempuan Membusuk di Hutan Jati Subah Batang, Ternyata Lansia yang Hilang 13 Hari

“Kami sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi. Salah satu korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSI Pekajangan. Seluruh korban masih berstatus pelajar,” ujar pihak kepolisian melalui perwakilan di lokasi, Jumat.

Kondisi Korban Memprihatinkan

Pihak RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan mengonfirmasi telah menerima dua pasien utama dari insiden tersebut. Manajer Pelayanan Medis RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan, dr. Maria Ulfa, mengungkapkan bahwa kondisi para korban cukup serius.

Korban pertama, berinisial MA (11), asal Karangdadap, mengalami luka robek dan cedera tulang pada tangan kanan. Sementara korban kedua, MK (14), warga Banyurip Ageng, mengalami luka robek signifikan pada bola mata kiri akibat hantaman ledakan.

“Karena terdapat luka robek pada bola mata kiri, pasien (MK) memerlukan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis mata dengan fasilitas lebih lengkap. Pasien dirujuk ke RSUP Kariadi, Semarang,” ujar dr. Maria Ulfa saat dikonfirmasi, Sabtu (21/2/2026).

Polisi Perketat Razia Bahan Peledak

Menyikapi tragedi ini, Polres Pekalongan Kota menegaskan akan terus mempersempit ruang gerak peredaran bahan peledak atau obat petasan. Sebelumnya, petugas telah mengamankan seorang pria berinisial C alias H di Ulujami dengan barang bukti tiga kilogram bubuk petasan.

Kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka, terutama selama bulan Ramadan, agar tidak terlibat dalam pembuatan balon udara liar maupun petasan yang dapat mengancam nyawa.

0 Komentar