Pihak sekolah kini telah mensterilkan area terdampak dan memindahkan sejumlah siswa yang kelasnya berdekatan dengan lokasi kejadian ke ruangan yang lebih aman guna menghindari potensi reruntuhan susulan.
“Sebagai antisipasi, anak-anak yang kelasnya dekat dengan ruang tersebut sudah kami pindahkan demi kenyamanan dan keamanan proses belajar,” pungkas Dul Salam.
Insiden ini menjadi sorotan tajam, mengingat bangunan tersebut sempat dinyatakan lolos inspeksi saat serah terima pada November 2025 lalu. Investigasi lebih lanjut kini tengah dilakukan untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau penyimpangan dalam penggunaan dana bantuan program revitalisasi tersebut. (wa)
