Gudang Gypsum dan Thinner di Langenharjo Kendal Terbakar Hebat, Seorang Penjaga Alami Luka Bakar

Gudang Gypsum dan Thinner di Langenharjo Kendal Terbakar Hebat, Seorang Penjaga Alami Luka Bakar
ABDUL GHOFUR PADAMKAN API - Petugas Damkar tengah memadamkan api yang membakar dan menghanguskan sebuah gudang gipsum dan thinner di Kelurahan Langenharjo, Kendal, Senin (23/2/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penyimpanan produk gypsum dan bahan kimia thinner di kawasan padat penduduk Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kota Kendal, Senin (23/2/2026). Insiden ini mengakibatkan sebagian besar bangunan beserta isinya hangus dilalap si jago merah dan memicu kepanikan luar biasa bagi warga sekitar.

Selain kerugian materiil, peristiwa tragis ini memakan satu orang korban luka. Seorang penjaga gudang bernama Manto dilaporkan mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya setelah sempat terjebak di dalam kobaran api yang membesar dengan sangat cepat.

Pemilik gudang, Latif, mengonfirmasi bahwa karyawannya tersebut telah dievakuasi ke RSUD dr. H. Soewondo Kendal guna mendapatkan perawatan medis intensif. Diduga kuat, korban terkena sambaran api yang dipicu oleh cairan kimia yang mudah terbakar di dalam gedung.

Baca Juga:5 Wisata Halal di Thailand yang Bisa Jadi Pilihan Liburanmu5 Wisata Murah ala Backpacker ke Thailand yang Wajib Kamu Coba

Kobaran Api Menghanguskan Bangunan

Saksi mata di lokasi kejadian, Aris, menuturkan bahwa api muncul secara tiba-tiba disertai kepulan asap hitam yang membumbung tinggi. Ia mengaku pertama kali menyadari adanya kebakaran setelah mendengar teriakan histeris dari warga yang tinggal tepat di samping gudang.

“Saya langsung keluar rumah dan melihat ke arah timur, terlihat kobaran api sudah besar. Warga panik karena gudang tersebut berada di area permukiman,” tutur Aris saat ditemui di lokasi kejadian.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kendal, Zaima Hilmi, menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima sekitar pukul 10.23 WIB. Pihaknya langsung menerjunkan dua unit armada pemadam menuju lokasi untuk melokalisir api agar tidak merembet ke rumah-rumah warga.

“Kami segera menuju lokasi. Saat tiba, kondisi api sudah cukup besar. Kesulitan kami karena di dalam gudang ada bahan kimia (thinner), sehingga api cepat membesar dan menyulitkan upaya pemadaman awal,” jelas Zaima Hilmi.

Proses Pemadaman dan Investigasi

Mengingat tingginya risiko ledakan bahan kimia, satu unit tambahan dari BPBD Kendal serta ambulans PMI dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan. Hingga siang hari, petugas gabungan masih berjibaku melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api (hotspot) yang tersisa di reruntuhan gudang.

0 Komentar