Pekalongan Jadi Pusat Riset Hukum Pertanahan Dunia, Akademisi dari 13 Negara Kaji Regulasi BPHTB

Pekalongan Jadi Pusat Riset Hukum Pertanahan Dunia, Akademisi dari 13 Negara Kaji Regulasi BPHTB
ISTIMEWA SAMBUT - Wakil Wali Kota Pekalongan menyambut kehadiran akademisi dan mahasiswa program doktor dari 13 negara dalam agenda Pengabdian Masyarakat Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
0 Komentar

“Kolaborasi dengan dunia akademik merupakan kunci agar kebijakan publik selalu memiliki landasan riset yang kuat. Melalui diskusi ilmiah ini, kami berharap lahir inovasi dalam tata kelola hukum perjanjian jual beli tanah yang mampu mendorong percepatan pembangunan serta optimalisasi pendapatan daerah di masa depan,” pungkas Balgis.

Agenda ini menjadi ruang dialog terbuka yang memperkaya perspektif hukum daerah di Jawa Tengah, sekaligus membuktikan bahwa Kota Pekalongan mampu menjadi laboratorium hukum yang diakui oleh komunitas akademik internasional. (nul)

0 Komentar