RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Harapan warga Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya mulai terwujud. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Kodim 0715/Kendal melakukan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.100 meter yang selama ini menjadi kendala utama mobilitas warga.
Pembangunan infrastruktur ini menjadi kabar baik, khususnya bagi petani dan peternak di Dusun Tempuran dan Dusun Kandangan. Selama bertahun-tahun, jalur tersebut rusak parah dan berlubang, sehingga menghambat distribusi hasil bumi serta ternak, terutama saat memasuki musim penghujan.
Perwira Seksi Teritorial Kodim 0715/Kendal, Lettu Inf Nurwanto, menjelaskan bahwa program TMMD tahun ini difokuskan untuk mempercepat pembangunan di kawasan pelosok guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:Ngabuburit Produktif di Perpustakaan Unikal: Mahasiswa Pekalongan Tetap Eksis Membaca Selama RamadanOknum Dokter Spesialis di Pekalongan Diduga Aniaya dan Rudapaksa ART di Bawah Umur, Korban Alami Trauma
“Sasaran fisik meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.200 meter dengan lebar 3 meter, pengeboran sumur untuk warga, serta rehabilitasi lima unit Rumah Tidak Layak Huni. Kami ingin hasilnya benar-benar dirasakan warga dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Lettu Inf Nurwanto, Senin (23/2/2026).
Memangkas Jarak dan Menekan KerugianSebelum adanya perbaikan ini, warga harus memutar jalan cukup jauh untuk mencapai area perkebunan atau antar-dusun. Muktaman, salah satu warga Dusun Tempuran, menceritakan betapa sulitnya melintasi jalan tersebut saat kondisi basah.
“Kalau musim hujan banyak genangan air karena jalannya berlubang. Kendaraan sulit lewat. Nanti kalau sudah bagus, jalan ini bisa jadi akses utama penghubung Tempuran dan Kandangan. Ini sangat membantu mobilitas warga,” ungkap Muktaman di lokasi pengecoran.
Manfaat ekonomi juga dirasakan langsung oleh pelaku usaha lokal. Sutrisno (52), seorang peternak ayam, mengaku sering mengalami kerugian akibat guncangan kendaraan saat melintasi jalan rusak yang membuat kemasan telurnya pecah.
“Kendaraan pembawa telur sering kesulitan saat musim hujan. Bahkan kemasan telur bisa rusak karena guncangan. Dengan pengecoran jalan ini, distribusi pasti lebih lancar dan kerugian bisa ditekan,” kata Sutrisno lugas.
Sinergi TNI dan RakyatProgram TMMD ke-127 ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol sinergi kuat antara personel TNI dengan masyarakat setempat. Warga dan anggota Kodim 0715/Kendal bergotong-royong setiap hari melakukan pengecoran jalan agar target waktu penyelesaian dapat tercapai.
