“Alhamdulillah, walaupun curah hujan cukup tinggi, untuk Sidorejo hasil panennya masih baik. Kendala utama yang dihadapi petani pada musim tanam kali ini adalah serangan hama, terutama tikus dan sundep. Namun ketersediaan pupuk relatif lancar,” tutur Suwartono secara lugas.
Capaian ini memperkuat posisi Kabupaten Batang sebagai salah satu lumbung pangan penyangga di Jawa Tengah. Pemerintah melalui BPP Gringsing memastikan dukungan sarana produksi dan program Luas Tambah Tanam (LTT) akan terus diprioritaskan guna menjaga kedaulatan pangan nasional. (nov)
