Target H-10 Lebaran, Perbaikan Jalur Pantura Batang Dikebut, Bupati Instruksikan Tak Ada Lubang!

Target H-10 Lebaran, Perbaikan Jalur Pantura Batang Dikebut, Bupati Instruksikan Tak Ada Lubang!
NOVIA ROCHMAWATI DICOR - Kondisi Jalan Pantura yang masih dalam proses cor beton ditargetkan rampung H-10 Lebaran.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang bergerak cepat memastikan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah. Hingga Rabu, 25 Februari 2026, proses perbaikan di sepanjang jalur Pantura Batang terus dikebut. Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, memasang target ambisius agar seluruh akses jalan di wilayahnya mulus sebelum lebaran.

Bupati Faiz memberikan instruksi keras kepada jajarannya agar jalan yang menjadi kewenangan kabupaten harus bebas dari lubang. Sementara untuk jalan nasional dan provinsi, koordinasi intensif terus dilakukan guna memastikan perbaikan rampung tepat waktu agar mobilitas pemudik dari arah Jakarta tidak terhambat.

“Saya sudah perintahkan yang jalan kabupaten tidak boleh lagi ada jalan berlubang. Dari nasional H-10 sebelum Lebaran sudah akan selesai di Jalan Pantura, provinsi juga punya komitmen yang sama,” tegas Bupati Faiz saat meninjau progres perbaikan jalan, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga:Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Tawang Jaya di Batang, KAI Ingatkan Larangan Beraktivitas di Jalur RelSolusi Sampah Pekalongan Raya, Empat Daerah Sepakat Bangun PSEL 1.000 Ton Per Hari Tanpa Gunakan APBD

Betonisasi Jalur Vital Mudik

Perbaikan tahun ini tidak hanya sekadar penambalan lubang. Pemerintah pusat melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) melakukan rekonstruksi besar-besaran dengan mengubah aspal menjadi perkerasan beton (rigid pavement). Langkah ini diambil untuk meningkatkan ketahanan jalan terhadap beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem.

Total terdapat 17 kilometer jalan yang masuk dalam agenda rekonstruksi. Dari jumlah tersebut, 14 kilometer mencakup wilayah Kabupaten Batang hingga ruas Batang–Kendal, sementara 3 kilometer sisanya berada di area Kota Pekalongan.

“Penanganan utama berupa rekonstruksi perkerasan jalan dari aspal menjadi perkerasan beton atau rigid pavement. Betonisasi juga direncanakan pada tiga hingga empat titik di ruas Batang–Kendal, terutama pada jalur menuju Semarang yang menjadi jalur vital arus mudik,” jelas Bupati Faiz secara mendalam.

Fokus pada Titik Strategis Kota

Selain jalur antar-kota, penanganan khusus juga dilakukan di pusat kota Batang, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman sepanjang 700 meter. Perbaikan di titik ini dinilai krusial karena merupakan akses utama aktivitas ekonomi dan mobilitas lokal yang akan meningkat drastis saat musim lebaran.

Bupati juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan untuk aktif memperbaiki kerusakan jalan di lingkup terkecil agar kenyamanan pemudik saat tiba di kampung halaman dapat terjaga. Upaya masif ini diharapkan dapat meminimalisir angka kecelakaan serta kemacetan di titik-titik rawan sepanjang jalur Pantura.

0 Komentar