Tradisi Bedahan Pintu Gembiro di Desa Krandon Kecamatan Kesesi

Tradisi Bedahan Pintu Gembiro di Desa Krandon Kecamatan Kesesi
Tradisi Bedahan Pintu Gembiro di Desa Krandon Kecamatan Kesesi
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID – Bendungan merupakan salah satu bangunan infrastruktur bidang sumber daya air yang penting dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.

Sebenarnya Bendungan tidak beda jauh dengan waduk yaitu sama saja sering digunakan untuk penyediaan air irigasi bagi lahan pertanian, pengendalian banjir, pembangkit listrik tenaga air, serta keperluan air minum dan industry.

Sejarah bedah bendungan gembiro berdiri sejak tahun 1930 Bendungan tersebut terdiri atas tiga air terjun setiap tahun di Bendungan tersebut mengadakan acara yaitu menangkap ikan biasanya diadakan setiap tanggal 1 Oktober pembukaan pintu bendung itu merupakan upaya pemeliharaan Bendungan sekaligus tradisi tahunan bagi warga Pekalongan.

Baca Juga:Target PAD Kendal Rp 800 Miliar di 2026 Jadi Sorotan DPRD: Minta Pemkab Cari Solusi Tanpa Cekik RakyatPerkuat Karakter Religius, SDN Kandang Panjang 10 Pekalongan Rutinkan Tadarus Al-Qur'an Sebelum Kelas

Warga tidak hanya terhibur tapi juga mendapatkan ikan tawar gratis tradisi membuka pintu Bendungan gembira itu terletak di kali seragi di antara Desa Krandon Kecamatan Kesesi dan desa bukur Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan.

Tradisi itu menjadi momen yang ditunggu masyarakat sekitar warga sekitar Bendungan ramai-ramai mendatangi tepi sungai dengan Alat tangkap ikan menurut salah Seorang warga kegiatan itu sudah berlangsung puluhan tahun terakhir kegiatan beda pintu Bendungan gembiro selain bertujuan untuk menguras tampungan bendung dari endapan lumpur juga menjadi agenda masyarakat yang telah ditunggu-tunggu pelaksanaannya.

Setelah air mulai surut banyak ikan yang muncul di permukaan air warga telah siap menangkap dengan membawa jaring dan peralatan lainnya sementara itu bupati Pekalongan Fadiah Arafiq yang membuka kegiatan itu secara resmi mengatakan kegiatan itu merupakan tradisi yang baik karena bisa mensinergikan beberapa hal yaitu antara kepentingan teknis perawatan perbaikan Bendungan dengan budidaya perikanan dan aspek wisata masyarakat.

Karena itu Bendungan gembira menjadi salah satu aset berharga milik kita bersama yang harus dijaga dan dipelihara keberadaan pintu gembiro sangat viral dalam menjaga kesinambungan dan kelancaran suplai kebutuhan air bagi pertanian di wilayah kabupaten Pekalongan

Hal ini juga sekaligus untuk mendukung suksesnya program ketahanan pangan regional dan nasional luas seluruh kawasan Bendungan itu mencapai 996 hektar Bendungan dibangun pada waktu penjajahan Belanda tepatnya tahun 1930 kondisi Bendungan hingga kini masih cukup bagus dan bisa mengairi lahan hingga sekitar 2500 hektar persawahan.

0 Komentar