Sebelumnya, kasus ini mencuat ke publik setelah Salmiati gagal mendapatkan rujukan meski telah mengantre sejak subuh di Puskesmas Kendal II. Penolakan tersebut memicu polemik luas mengenai transparansi pembatasan rujukan BPJS di Kabupaten Kendal. DPRD berharap pertemuan pada Maret mendatang mampu melahirkan solusi permanen demi perbaikan sistem rujukan di Kota Beribadat. (fur)
Pasien BPJS Ditolak, DPRD Kendal Panggil Dinkes dan BPJS Kesehatan Terkait Sengkarut Kuota Rujukan
