RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 di Desa Gedong, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal, menunjukkan progres yang luar biasa. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI yang dipimpin oleh Kolonel Kav. Zubaedi turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh sasaran pembangunan berjalan sesuai rencana, Kamis (26/2/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev melakukan pengecekan mendalam terhadap sejumlah proyek fisik, mulai dari pengecoran jalan, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga pengadaan jamban sehat bagi warga. Kolonel Zubaedi mengaku puas dengan capaian sementara yang dilaporkan telah melampaui target waktu yang ditentukan.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dari segi penganggaran sudah luar biasa, melampaui target yang ditetapkan bahkan melebihi dana operasional. Peran dan kebijakan Pemerintah Kabupaten Kendal juga sangat positif,” tegas Kolonel Kav. Zubaedi saat meninjau lokasi sasaran fisik di Desa Gedong.
Baca Juga:Dinkes Pekalongan Sidak Takjil Ramadan 2026, Waspada Kandungan Boraks dan Formalin pada Jajanan Buka82 Dapur Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pekalongan Belum Berizin, DPRD Ingatkan SPPG Tertib Aturan PBG
Jalan 1,1 Kilometer Akses Wisata Curugsewu
Salah satu proyek yang menjadi primadona warga adalah pengecoran jalan sepanjang 1.100 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 12 sentimeter. Kepala Desa Gedong, Suwarno, menyebut jalan ini memiliki peran multifungsi yang sangat vital bagi warga.
Tidak hanya sebagai urat nadi ekonomi pertanian dan pendidikan, jalan beton ini juga memangkas waktu tempuh menuju objek wisata populer Curugsewu. Tim Wasev pun optimistis seluruh rangkaian program akan tuntas sebelum penutupan resmi pada 11 Maret mendatang.
“Tadi kita lakukan pengecekan pengecoran jalan, RTLH, pengadaan jamban, juga nonfisik. Kami yakin sebelum 11 Maret seluruh program selesai dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tambah Kolonel Zubaedi.
Kolaborasi Kuat Pemkab dan TNI
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan TMMD tahun ini. Bahkan, Pemkab Kendal menambah kuota program pengadaan jamban dari semula lima unit menjadi sepuluh unit karena tingginya kebutuhan warga akan sanitasi sehat.
Senada dengan hal itu, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Bagus Setyawan, memuji semangat gotong royong warga Gedong yang sangat tinggi meskipun di tengah kesibukan bertani.
