RAADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Di tengah kepungan banjir yang masih menggenangi sejumlah titik di Kota dan Kabupaten Pekalongan, komunitas Muslimah Swimming Squad (MSS) Chapter Pekalongan hadir membawa secercah harapan. Melalui aksi kemanusiaan bertajuk Charity Ramadan, komunitas ini mengajak 22 anak yatim dan dhuafa penyintas banjir untuk berbelanja kebutuhan Idul Fitri 1447 Hijriah secara mandiri.
Anak-anak yang menjadi prioritas bantuan ini berasal dari wilayah terdampak banjir parah, seperti Mulyorejo, Jeruk Sepacar, Curug, Jeruksari, Tirto, hingga Bandengan. Tak hanya itu, jangkauan bantuan juga menyisir area Comal, Bojong, Watusalam, Medono, Landungsari, dan Sampangan.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Nisa Nashirotun, menjelaskan bahwa setiap anak diberikan kebebasan penuh untuk memilih pakaian atau perlengkapan Lebaran yang mereka sukai di pusat perbelanjaan.
Baca Juga:Pengajian Ramadan PDM Kendal: Edy Darmoyo Serukan Kebangkitan Umat di Tengah Krisis Moral dan EkonomiMenu Makan Bergizi Gratis Tak Layak? SPPG Kota Pekalongan Buka Hotline Pengaduan, Segera Lapor!
“Agenda kali ini kita ada Charity Ramadan, mengajak mentraktir anak-anak yatim untuk belanja kebutuhan Lebaran. Mereka bebas memilih sendiri kebutuhannya. Nominalnya senilai 400 ribu rupiah harus habis,” ujar Nisa Nashirotun saat mendampingi anak-anak berbelanja, Senin (2/3/2026).
Memulihkan Senyum di Tengah Bencana
Nisa menekankan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan pemberian pengalaman psikologis yang membahagiakan bagi anak-anak yang rumahnya tengah terendam air. Dengan memilih sendiri baju baru, diharapkan beban mental akibat bencana dapat sedikit terobati.
Dana kegiatan ini bersumber dari subsidi pusat sebesar Rp5 juta serta donasi sukarela yang dikumpulkan secara kolektif oleh anggota MSS.
“Yang ingin ditekankan dari kegiatan ini adalah membahagiakan anak yatim. Prioritas kita kali ini adalah mereka yang terdampak banjir, karena kita tahu beberapa daerah di Pekalongan masih tergenang sampai saat ini. Harapannya, kita bisa mensyiarkan budaya berbagi agar tumbuh di mana-mana,” tambahnya secara lugas.
Haru Keluarga Penerima Manfaat
Suasana haru menyelimuti momen belanja tersebut. Salah satu pendamping, Tika, yang mengantar adiknya yang telah yatim piatu sejak tujuh tahun lalu, tak kuasa menahan rasa syukur atas kepedulian komunitas muslimah ini.
“Alhamdulillah, uangnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan Lebaran berupa baju baru. Terima kasih atas bantuan senilai 400 ribu dari MSS. Kedepannya semoga MSS semakin sukses, lancar rejeki, serta tahun-tahun berikutnya kegiatan ini tetap ada,” ungkap Tika.
