Muara Sungai Sambong Dangkal, DPRD Batang Desak Percepatan Penataan Agar Nelayan Tak Lagi Kandas

Muara Sungai Sambong Dangkal, DPRD Batang Desak Percepatan Penataan Agar Nelayan Tak Lagi Kandas
DOK. normalisasi - Proses pengerukan sedimentasi di muara Sungai Sambong TPI Klidang Lor oleh Dislutkan Batang.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, BATANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang mendesak pemerintah daerah untuk segera merealisasikan penataan komprehensif di muara Sungai Sambong. Kondisi pendangkalan yang kian parah dinilai telah melumpuhkan aktivitas ekonomi nelayan dan menjadi pemicu utama banjir di kawasan pesisir yang tak kunjung usai.

Anggota DPRD Batang dari Fraksi Partai Golkar, Nur Untung Slamet, menegaskan bahwa penanganan muara sungai ini tidak boleh hanya berhenti pada tataran rapat koordinasi. Menurutnya, masyarakat pesisir membutuhkan aksi nyata di lapangan untuk mengakhiri siklus bencana dan kendala melaut.

“Rapat koordinasi memang bagus, tapi harus ada langkah konkret. Kalau pelabuhan mau dibangun tapi muara masih dangkal, percuma. Banyak nelayan hanya sekali berangkat, setelah itu tak bisa kembali karena kapal kandas di muara,” ujar Nur Untung Slamet saat memberikan keterangan, Sabtu (28/2/2026).

Baca Juga:Bocah 6 Tahun Hanyut di Sungai Blukar Kendal, Tim SAR Gabungan Sisir Aliran Sungai Sejauh 19 Kilometer3 Kombinasi Wisata Alam dan Kuliner Yang Wajib di Kunjungi Saat Libur Lebaran di Kabupaten Pemalang

Sinkronisasi Tiga Kementerian

Nur Untung yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Batang ini menilai, penataan Sungai Sambong memerlukan keterlibatan lintas sektoral yang kuat. Hal ini dikarenakan adanya irisan kewenangan antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian PUPR, serta Kementerian Perhubungan.

Apalagi, kawasan tersebut diproyeksikan menjadi lokasi pembangunan kolam tambat labuh serta pelabuhan rakyat sebagaimana direncanakan oleh pemerintah pusat dan provinsi. Ia meminta dinas terkait seperti Dinas Perikanan dan Dinas Pekerjaan Umum tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Kasihan warga pesisir kalau banjir terus dianggap biasa. Penataan muara Sungai Sambong harus mulai direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Kalau bisa tahun ini sudah bisa, diusahakan agar tidak banjir lagi,” tegasnya secara lugas.

Pengerukan Rutin dan Kolam Tambat Labuh

Kondisi di lapangan menunjukkan sedimentasi di muara Sungai Sambong telah menyisakan kedalaman hanya sekitar satu meter. Hal ini diakui oleh Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Batang, Agung Wisnu Bharata, saat meninjau proses pengerukan di TPI Klidang Lor.

Pemerintah daerah telah mengagendakan pengerukan rutin setiap tahun dengan durasi pengerjaan selama 75 hari. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek agar aliran air hujan lebih cepat terbuang ke laut dan tidak menggenangi permukiman.

0 Komentar