“Kalau dikeruk, air hujan bisa lebih cepat mengalir ke laut,” singkat Agung Wisnu.
Selain pengerukan, rencana pembangunan kolam tambat labuh seluas satu hektare kini tengah disiapkan melalui kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Penataan ini diharapkan mampu mengurai antrean kapal di sungai dan memberikan ruang parkir yang layak, sehingga geliat ekonomi nelayan di Klidang Lor, Pabean, hingga Karangsari kembali pulih. (fel)
