Menurutnya, pengawasan keluarga adalah kunci utama agar anak-anak tidak terjerumus dalam hobi berbahaya yang bisa memicu petaka bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami minta orang tua meningkatkan pengawasan. Jangan sampai sudah jatuh korban baru menyesal. Petasan bukan mainan, itu adalah bahan peledak yang bisa memicu petaka,” ujar Iptu Amin dengan nada tegas.
Pihak kepolisian mengimbau agar para pemuda mengisi waktu luang di bulan Ramadan dengan kegiatan yang lebih produktif, seperti berolahraga atau mengikuti kegiatan keagamaan di masjid, guna menghindari hal-hal yang merugikan kamtibmas di wilayah Kedungwuni dan sekitarnya. (had)
