RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Pemandangan berbeda terlihat usai pengajian Ahad Pagi di Masjid Al Huda, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Margorejo, Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal. Tak hanya pulang membawa ilmu, ratusan jamaah yang hadir juga membawa pulang paket sayuran segar gratis, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan dakwah sosial sekaligus aksi nyata dalam menjaga ketahanan pangan warga di tingkat akar rumput. Sebanyak 200 paket sayuran dibagikan secara tertib kepada para jamaah yang memadati halaman masjid sejak subuh.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, KH. Ikhsan Intizam, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi dakwah yang menyentuh kebutuhan dapur warga tersebut. Menurutnya, ini adalah wujud nyata dari dakwah bil hal atau berdakwah melalui perbuatan.
Baca Juga:Pengajian Ramadan PDM Kendal: Edy Darmoyo Serukan Kebangkitan Umat di Tengah Krisis Moral dan EkonomiMenu Makan Bergizi Gratis Tak Layak? SPPG Kota Pekalongan Buka Hotline Pengaduan, Segera Lapor!
“Pengajian jangan berhenti pada ceramah. Harus ada aksi sosial yang dirasakan langsung masyarakat. Ini bukti Muhammadiyah hadir memberi solusi,” tegas KH. Ikhsan Intizam di sela kegiatan.
Membangun Kemandirian dari Masjid
Senada dengan hal itu, Sekretaris PDM Kendal, Moechammad Noer Agoes Hidayat, menyebut bahwa gerakan sederhana ini memiliki dampak besar bagi ketahanan ekonomi keluarga. Masjid diposisikan bukan hanya sebagai tempat ibadah ritual, melainkan juga pusat pemberdayaan umat.
“Gerakan seperti ini sederhana, tetapi dampaknya besar. Dari masjid, kita bangun kepedulian dan ketahanan pangan keluarga,” ujar Noer Agoes Hidayat secara lugas.
Ketua PRM Margorejo, Kurniawan, menjelaskan bahwa program ini digerakkan secara swadaya dan gotong royong oleh para pengurus serta donatur jamaah. Menariknya, sayuran yang dibagikan merupakan hasil kebun warga sendiri dan donasi sukarela.
“Kami ingin pengajian Ahad pagi tidak hanya menguatkan iman, tetapi juga membawa manfaat nyata. Masjid harus menjadi pusat ibadah sekaligus pusat solusi sosial,” kata Kurniawan.
Isi Paket Sayuran yang Bikin Emak-Emak Sumringah
Antusiasme jamaah, terutama kaum ibu, terlihat sangat tinggi saat pembagian paket dimulai. Kurniawan merinci bahwa setiap paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok yang cukup lengkap untuk dimasak satu keluarga.
“Isinya telur 1/2 kg, tahu, tempe, sayuran kol, tomat, dan wortel. Total ada 200 paket yang diberikan kepada semua anggota jamaah,” imbuhnya.
