RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan memberikan lampu hijau bagi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari II di wilayah Kraton. Keputusan ini diambil setelah fasilitas tersebut dinyatakan lolos proses visitasi dan pemeriksaan lapangan yang dilakukan secara ketat oleh tim ahli sanitarian.
Langkah ini merupakan bagian dari pemenuhan regulasi terbaru yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Peninjauan langsung ke lokasi menjadi syarat mutlak untuk penerbitan rekomendasi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebelum izin operasional resmi dikeluarkan.
Sanitarian Muda Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Maysaroh, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan audit menyeluruh yang mencakup empat pilar utama: kelayakan tempat, kualitas peralatan, kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), serta sistem manajemen keamanan pangan.
Baca Juga:Pasca OTT Bupati Fadia Arafiq, Wabup Sukirman Jamin Pelayanan Publik dan THR ASN Pekalongan Tetap AmanDiterjang Angin Kencang dan Hujan, 10 Rumah di Pasirkratonkramat Pekalongan Rusak, Satu Dinding Roboh
“Dalam visitasi ini kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari standar tempat, peralatan, sampai kesiapan penjamah makanan. Seluruh penjamah wajib dalam kondisi sehat dan memiliki sertifikat pelatihan keamanan pangan,” tegas Maysaroh saat memberikan keterangan, Kamis (5/3/2026).
Fokus pada SOP dan Keamanan Distribusi
Mengingat SPPG Kraton merupakan unit baru yang akan segera beroperasi, Dinkes menitikberatkan pengawasan pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Petugas mengecek secara detail alur penerimaan bahan baku, pengaturan suhu penyimpanan yang ideal, hingga titik kritis saat proses distribusi makanan ke masyarakat.
Semua dokumen dan sistem operasional harus dipastikan matang untuk mencegah terjadinya kontaminasi pangan saat program pemenuhan gizi berjalan nanti.
“Kami juga memastikan SOP sudah tersedia dan sesuai ketentuan, mulai dari penerimaan bahan, pengendalian suhu penyimpanan, hingga titik kritis saat distribusi. Semua itu harus jelas sebelum operasional dimulai,” tambahnya secara lugas.
Gizi Tinggi Harus Aman Dikonsumsi
Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, SPPG Kraton dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan administratif dan teknis. Hal ini menjadi kabar baik bagi percepatan program perbaikan gizi di Kota Pekalongan.
Maysaroh menekankan bahwa kualitas nutrisi yang tinggi tidak akan bermanfaat jika aspek kebersihannya diabaikan. Oleh karena itu, pengawasan sejak tahap perizinan menjadi benteng utama dalam melindungi kesehatan masyarakat.
