Warga Pekalongan Rela "War" Tiket Online Demi Tukar Uang Baru di BI Tegal, Siap Bagikan THR Lebaran

Warga Pekalongan Rela \"War\" Tiket Online Demi Tukar Uang Baru di BI Tegal, Siap Bagikan THR Lebaran
ISTIMEWA UANG BARU - Masyarakat antusias dalam kegiatan penukaran uang kas keliling yang digelar BI Tegal.
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Tradisi membagikan uang baru saat hari raya Idulfitri memicu antusiasme tinggi di Kota Pekalongan. Layanan kas keliling yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal di Halaman Masjid Agung Asy Syuhada menjadi serbuan warga yang ingin mendapatkan lembaran rupiah emisi terbaru, Selasa (3/3/2026).

Namun, ada yang berbeda pada prosedur tahun ini. Masyarakat tidak bisa lagi sekadar datang dan mengantre fisik. Mereka harus berjuang memperebutkan kuota secara daring atau yang populer disebut dengan istilah “war” melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia.

Salah satu warga Kuripan Kertoharjo, Umi Aisyah, mengaku semringah setelah berhasil mendapatkan jadwal penukaran. Baginya, ini adalah pengalaman perdana sukses menembus sistem antrean digital tersebut.

Baca Juga:Sopir Tronton Asal Kulon Progo Tewas Mendadak di Kawasan Industri Kendal, Diduga Serangan JantungKesiapan Final Musim Haji 2026, 343 Jemaah Kota Pekalongan Siap Berangkat ke Tanah Suci Mei Mendatang

“Ya, ini menukar uang baru di BI. Ini sangat membantu. Iya, war di internet. Biasanya paling titip-titip teman, ini baru pertama kali berhasil war,” ujar Umi sambil tersenyum saat menunjukkan pecahan uang Rp20.000 hingga Rp1.000 miliknya.

Hal senada dirasakan M. Hafidz, warga Tirto. Ia menceritakan perjuangannya memantau layar ponsel demi mendapatkan kuota penukaran senilai Rp2,5 juta untuk keponakannya.

“Kemarin tanggal 24 Februari sempat antre, war online ya, hampir setengah hari. Kalau pelayanannya sih bagus, cuma war-nya yang lama,” ungkap Hafidz. Ia merasa lebih beruntung tahun ini karena pada tahun lalu ia terpaksa harus berburu kuota hingga ke Kota Tegal.

Digitalisasi Lewat Aplikasi PINTAR

Kepala KPw BI Tegal, Bimala, menjelaskan bahwa kewajiban memesan melalui laman pintar.bi.go.id bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan ketertiban. Dengan sistem ini, distribusi uang pecahan kecil diharapkan lebih merata di seluruh wilayah Eks Karesidenan Pekalongan.

“Dengan sistem pemesanan online ini, masyarakat tidak perlu lagi datang lebih awal untuk mengantre. Semua sudah terjadwal, sehingga pelayanan menjadi lebih pasti, tertib, dan nyaman. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong digitalisasi layanan publik yang semakin adaptif,” jelas Bimala.

BI Tegal Siapkan Rp5,3 Triliun

0 Komentar