RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Kendal pada Rabu (4/3/2026). Akibatnya, puluhan pohon berukuran besar tumbang di sejumlah titik strategis, melumpuhkan akses jalan utama dan memutus jaringan listrik warga.
Kondisi ini memaksa petugas gabungan dari BPBD Kendal, Pemadam Kebakaran (Damkar), PLN, hingga relawan bekerja ekstra keras. Proses pemotongan batang pohon dan evakuasi material yang menutup jalan dilaporkan berlangsung marathon hingga menjelang subuh, Kamis (5/3/2026).
Beberapa ruas jalan yang terdampak parah antara lain Jalan Pemuda Kebondalem, Langenharjo, hingga kawasan Kalibuntu. Batang pohon yang melintang di tengah jalan sempat membuat arus lalu lintas tersendat total dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga:Cuaca Ekstrem Terjang Kendal, Angin Puting Beliung Robohkan GOR Bedjo Taroeno hingga Tenda Pasar MurahPenukaran Uang Baru di Alun-Alun Kajen Tertib via Aplikasi PINTAR, Transaksi QRIS Naik Dua Kali Lipat
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo, mengonfirmasi bahwa pihaknya menerima belasan laporan kejadian pohon tumbang dalam waktu yang hampir bersamaan.
“Di sepanjang jalan dari sekitar PDAM ke selatan sampai Kalibuntu total ada 13 pohon tumbang. Yang sudah kami eksekusi malam ini sekitar tujuh, sisanya bertahap kami tangani,” ujar Iwan saat memimpin evakuasi di lapangan.
Titik Terparah di Jalur Kalibuntu dan PDAM
Berdasarkan pendataan sementara, konsentrasi kerusakan terparah berada di wilayah Kalibuntu dan jalur menuju kantor PDAM ke arah selatan. Di lokasi tersebut, pohon-pohon peneduh jalan roboh akibat tidak kuat menahan terpaan angin kencang yang terjadi sejak sore hari.
“Untuk di Kalibuntu ada sekitar lima pohon, kemudian di jalur PDAM ke selatan juga ada lima. Semuanya kami potong agar akses jalan bisa kembali terbuka. Ada juga tiga pohon di titik lainnya,” jelas Iwan secara detail.
Selain menutup akses transportasi, tumbangnya pohon-pohon ini juga merusak infrastruktur kelistrikan. Beberapa pohon dilaporkan menimpa kabel utama PLN, yang mengakibatkan pemadaman listrik di pemukiman warga selama lebih dari lima jam. Petugas PLN pun harus berjibaku memperbaiki jaringan di tengah sisa-sisa guyuran hujan.
Imbauan Waspada Siklon Samudera Hindia
BPBD Kendal meminta masyarakat untuk terus memantau peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG. Pasalnya, pengaruh siklon di Samudera Hindia diprediksi masih akan memicu hujan lebat dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan di wilayah pesisir utara Jawa Tengah.
