RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Implementasi program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi menyentuh lingkungan pendidikan di Kabupaten Pekalongan. SMK Gondang menjadi salah satu sekolah yang meluncurkan program ini secara perdana pada Senin (2/3/2026), menyasar ribuan warga sekolah mulai dari siswa hingga staf pengajar.
Peluncuran program ini ditandai dengan prosesi serah terima simbolis di halaman sekolah yang berlangsung khidmat. Paket bantuan gizi tersebut disuplai langsung oleh Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jetak Lengkong Wonopringgo #04, sebagai mitra resmi penyedia asupan nutrisi bagi pelajar.
Kepala SMK Gondang, Arif Hermawan, S.Si., menerima langsung paket tersebut dengan disaksikan oleh Ketua Umum Yayasan Gondang, KH. A. Nadjib Syamsuddin, B.A., beserta jajaran pengurus yayasan lainnya.
Baca Juga:Tragedi Angin Kencang di Batang, 3 Orang Tewas Tertimpa Pohon, Jalur Pantura Subah Lumpuh TotalCuaca Ekstrem Terjang Kendal, Angin Puting Beliung Robohkan GOR Bedjo Taroeno hingga Tenda Pasar Murah
Penyesuaian Strategi Selama Ramadan
Terdapat hal menarik dalam pendistribusian kali ini. Mengingat momentum peluncuran bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 H, pihak sekolah melakukan modifikasi pada bentuk sajian makanan agar tetap higienis dan layak konsumsi.
“Penyaluran MBG kali ini kami berikan dalam bentuk kering. Hal ini merupakan bentuk penghormatan bagi warga sekolah yang menjalankan ibadah puasa, sehingga makanan tetap terjaga kualitasnya dan dapat dikonsumsi saat waktu berbuka nanti,” ujar Arif Hermawan dalam keterangannya, Senin siang.
Sebanyak 1.205 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa, guru, hingga karyawan sekolah, mendapatkan paket nutrisi lengkap ini. Strategi penyajian “menu kering” sengaja dipilih agar tekstur dan kandungan gizi makanan tidak rusak atau basi saat disimpan hingga waktu magrib tiba.
Suntikan Energi untuk Warga Sekolah
Program yang digagas oleh pemerintah pusat ini diharapkan menjadi stimulus positif bagi kualitas kesehatan di lingkungan sekolah. Tak hanya sekadar pemberian makanan, MBG dirancang untuk memastikan standar gizi remaja terpenuhi secara optimal.
“Kami berharap program ini dapat menunjang kebutuhan gizi seluruh penerima, sekaligus menambah semangat dalam menjalankan aktivitas belajar dan bekerja di bulan yang penuh berkah ini,” tambah Arif.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Yayasan Gondang, KH. A. Nadjib Syamsuddin, B.A., menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan pemerintah menjadikan SMK Gondang sebagai titik distribusi MBG. Menurutnya, pemenuhan gizi adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing secara fisik dan intelektual.
