Evakuasi Marathon hingga Dini Hari
Kapolres Batang, AKBP Veronica, yang memimpin langsung proses evakuasi di lapangan, memastikan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan bekerja nonstop menggunakan gergaji mesin untuk membersihkan batang pohon yang menutup aspal.
“Benar, pada Rabu sore terjadi hujan disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Batang yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang. Tercatat tiga orang meninggal dunia. Akses Jalan Pantura Subah yang sempat terputus sudah teratasi dan mobilitas kembali lancar seperti biasa pada Kamis dini hari,” tegas AKBP Veronica saat meninjau lokasi pembersihan.
Selain menelan korban jiwa, terjangan angin kencang ini merusak jaringan listrik di 10 kecamatan, antara lain Warungasem, Bandar, Wonotunggal, Batang, Kandeman, Tulis, Pecalungan, Subah, Gringsing, dan Banyuputih.
Baca Juga:Cuaca Ekstrem Terjang Kendal, Angin Puting Beliung Robohkan GOR Bedjo Taroeno hingga Tenda Pasar MurahPenukaran Uang Baru di Alun-Alun Kajen Tertib via Aplikasi PINTAR, Transaksi QRIS Naik Dua Kali Lipat
Pihak otoritas mengimbau para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra saat melintasi jalur yang rimbun pohon saat hujan lebat. Mengingat potensi cuaca ekstrem susulan masih membayangi wilayah pesisir utara Jawa Tengah, pengendara diminta segera mencari tempat berlindung yang aman dan menjauhi pohon besar maupun papan reklame. (fel)
