Waspada Takjil Mengandung Boraks di Pekalongan, Dinkes Temukan Somay hingga Basreng Positif Zat Bahaya

Waspada Takjil Mengandung Boraks di Pekalongan, Dinkes Temukan Somay hingga Basreng Positif Zat Bahaya
ISTIMEWA PENGAWASAN - Tim Dinas Kesehatan saat melakukan pengawasan takjil di bulan Ramadan.
0 Komentar

Sementara itu, bagi pedagang yang mendapatkan barang dari pemasok (kulakan), Dinkes akan mencatat identitas produsen asal untuk dilakukan sidak lanjutan ke lokasi produksi. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) yang melibatkan lintas sektor.

“Jika pedagang memperoleh barang dari pemasok lain, maka identitas produsen akan dicatat untuk dilakukan penelusuran dan sidak lanjutan ke tempat produksi. Kami bekerja sama dengan Tim JKPD untuk memperkuat pengawasan,” pungkasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar menjadi konsumen cerdas dengan memperhatikan ciri fisik takjil. Hindari makanan dengan tekstur yang terlalu kenyal, warna yang sangat mencolok dan tidak merata, atau daya simpan yang tidak wajar sebagai indikasi awal adanya kandungan bahan kimia berbahaya. (way)

0 Komentar