“Pada bulan Ramadan ini hampir semua destinasi wisata di Kabupaten Kendal memang agak sepi. Biasanya momentum ini dimanfaatkan pengelola untuk melakukan renovasi sekaligus persiapan menyambut lonjakan wisatawan saat libur Lebaran,” tambah Ircham.
Langkah Pemdes Sriwulan ini membuktikan bahwa jika potensi desa dikelola dengan transparansi dan orientasi pada rakyat, kesejahteraan bukan lagi sekadar impian. Kini, warga Sriwulan dapat menyambut Idulfitri dengan lebih tenang berkat “bonus” dari alam mereka sendiri. (fur)
