Jaga Tradisi Ngangklang, Aparat Gabungan Kaliwungu Kendal Gelar Patroli Sahur Antisipasi Perang Sarung

Jaga Tradisi Ngangklang, Aparat Gabungan Kaliwungu Kendal Gelar Patroli Sahur Antisipasi Perang Sarung
ABDUL GHOFUR PATROLI GABUNGAN - Aparat keamanan melaksanakan apel kesiapsiagaan pada malam hari di depan Masjid Agung Al Muttaqin Kaliwungu, Minggu dini hari (8/3/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Menjamin kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 2026, aparat gabungan di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, mengintensifkan pengamanan wilayah. Patroli skala besar dilakukan setiap dini hari guna memastikan tradisi membangunkan sahur atau yang dikenal warga lokal dengan istilah ngangklang berjalan tertib dan kondusif.

Pantauan di lapangan, personel gabungan yang terdiri dari unsur Kecamatan, TNI, Polri, Linmas, Pemuda Pancasila, hingga Banser mulai bersiaga sejak pukul 01.00 WIB. Titik kumpul diawali dengan apel kesiapan di halaman Masjid Besar Al Muttaqin Kaliwungu sebelum menyisir titik-titik rawan gangguan keamanan.

Kapolsek Kaliwungu, AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho, mengungkapkan bahwa patroli ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas serta fenomena kenakalan remaja yang kerap muncul saat Ramadan, seperti perang sarung dan balap liar.

Baca Juga:Bupati Batang Tegaskan PNS dan PPPK Tak Dapat THR:, Bukan Dihapus, Tapi Memang Tidak Ada SkemanyaDesa Sriwulan Kendal Bagikan THR Rp 1 Juta per KK, Anggaran dari Hasil Kelola Wisata Alam Kalikesek

“Patroli dini hari ini difokuskan untuk mencegah tindakan kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Selain itu juga untuk mengantisipasi perang sarung, balap liar, serta penggunaan petasan yang dapat meresahkan warga,” ujar AKP Nindya pada Minggu (8/3/2026).

Kawal Tradisi Ngangklang di Krajankulon

Salah satu fokus utama petugas adalah mengawal aktivitas para pemuda di Desa Krajankulon yang melakukan tradisi ngangklang. Petugas memastikan kegiatan membangunkan sahur tersebut dilakukan dengan cara yang santun dan tidak menggunakan pengeras suara (sound system) secara berlebihan yang berisiko mengganggu ketenangan warga.

Selain melakukan pengawasan fisik, aparat juga mengedepankan pendekatan dialogis. Petugas menyapa warga secara humanis dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Orang tua pun diimbau untuk lebih ketat mengawasi anak-anak mereka agar tidak keluar rumah hingga larut malam.

“Kami juga mengingatkan para orang tua agar mengawasi anak-anaknya supaya tidak keluyuran hingga larut malam atau terlibat tawuran, khususnya menjelang waktu sahur,” tambahnya.

Sinergi Lintas Sektoral

Patroli gabungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pengamanan yang digelar pada 6 Maret lalu. Sinergi antara kepolisian, TNI, dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi warga Kaliwungu selama satu bulan penuh.

0 Komentar