RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Menjamin kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polres Pekalongan Kota mengintensifkan pengamanan melalui patroli skala besar. Fokus utama operasi ini adalah menyisir titik rawan yang kerap dijadikan ajang balap liar, penyalaan petasan, hingga aksi tawuran atau perang sarung yang meresahkan warga.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu malam (7/3/2026) ini diawali dengan apel kesiapan di Pos Polisi Exit Tol Setono. Dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pekalongan Kota, Kompol Paryudi, SH, MH, personel gabungan dari berbagai satuan dan Polsek jajaran dikerahkan untuk menyisir jalanan protokol hingga pemukiman padat penduduk.
Kompol Paryudi menegaskan bahwa patroli ini merupakan respons cepat kepolisian atas banyaknya aduan masyarakat melalui media sosial maupun layanan darurat 110 terkait gangguan ketertiban pada malam akhir pekan.
Baca Juga:Antisipasi Macet Pekalongan, Tim Dalops Dishub Pantau Mobile Ruas Jalan Rawan Jelang Peningkatan MobilitasPasca OTT Bupati Fadia Arafiq, Gubernur Ahmad Luthfi Kumpulkan ASN Pekalongan, Ingatkan Jangan Korupsi!
“Melalui patroli ini, kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah berbagai aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban, terutama di titik-titik keramaian seperti jalur exit tol yang sering menjadi tempat berkumpul anak-anak muda,” ujar Kompol Paryudi dalam arahannya.
Razia Knalpot Brong dan Balap Liar
Selain menyasar gangguan kamtibmas, petugas juga melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas kasat mata. Pengendara motor yang kedapatan menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong langsung diarahkan ke Pos Exit Tol Setono. Petugas memberikan teguran keras serta edukasi agar pemilik kendaraan segera mengganti knalpotnya dengan standar pabrikan demi menjaga ketenangan lingkungan.
Untuk mengunci ruang gerak pelaku balap liar, sejumlah unit mobil patroli disiagakan dengan lampu rotator menyala di sepanjang jalur Exit Tol Pekalongan. Langkah preventif ini terbukti efektif menurunkan angka aktivitas kebut-kebutan remaja yang biasanya marak terjadi di kawasan tersebut.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mencegah berbagai aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban,” tegas Paryudi secara humanis namun tetap berwibawa.
Cegah Geng Motor dan Kejahatan 3C
Tidak hanya fokus pada kenakalan remaja, patroli skala besar ini juga menyasar potensi tindak kriminalitas jalanan lainnya. Petugas melakukan pemeriksaan di area-area gelap yang rawan aksi geng motor, tawuran antar kelompok, hingga kejahatan 3C (pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor).
