RADARPEKALONGAN.ID, KOTA PEKALONGAN – Menjelang hiruk-pikuk arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pekalongan Kota bersama Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan langkah preventif besar-besaran. Petugas gabungan menyisir Terminal Tipe A Kota Pekalongan untuk melakukan inspeksi kelaikan atau ramp check terhadap armada bus, Senin (9/3/2026).
Pemeriksaan ini dilakukan untuk menjamin keselamatan para pemudik yang diprediksi akan membeludak pada Lebaran tahun 2026 ini. Puluhan personel dikerahkan dalam kegiatan ini, dipimpin oleh Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Pekalongan Kota Iptu Satya Ismaja dan Kepala Terminal Tipe A Kota Pekalongan Sunarno.
Petugas secara teliti mengecek satu per satu bagian vital kendaraan, mulai dari fungsi rem tangan, akurasi speedometer, sabuk keselamatan, hingga kondisi kelayakan ban. Peralatan darurat seperti palu pemecah kaca dan kotak P3K pun tak luput dari pemeriksaan.
Baca Juga:Puncak Arus Mudik 2026 Diprediksi 18 Maret, Pemkab dan Polres Batang Siapkan Pengamanan EkstraRatusan Penonton Padati Balap Lari di Jalan Krakatau Kajen, Polres Pekalongan Beri Pengawalan Ketat
KBO Satlantas, Iptu Satya Ismaja, menegaskan bahwa pemeriksaan ini adalah harga mati demi meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya akibat kendala teknis kendaraan.
“Kami ingin memastikan seluruh moda transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi prima dan memenuhi standar keselamatan, sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa mudik Lebaran tahun 2026,” tegas Iptu Satya di sela-sela pengecekan.
Fokus pada Teknis dan Perlengkapan Darurat
Tak hanya mesin dan ban, petugas juga memastikan sarana penunjang seperti wiper, lampu utama, lampu sein, kaca spion, hingga klakson berfungsi normal. Pasalnya, cuaca yang tidak menentu dan perjalanan jarak jauh menuntut kendaraan dalam kondisi yang benar-benar stabil.
Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian ramp check yang sebelumnya juga telah menyasar sejumlah Perusahaan Otobus (PO) pariwisata di wilayah Pekalongan. Sinergi lintas instansi ini dilakukan agar tidak ada armada “nakal” yang dipaksakan beroperasi meski kondisinya tidak laik.
Pesan Tegas untuk Para Sopir
Selain mengecek fisik kendaraan, Iptu Satya Ismaja juga memberikan wejangan khusus kepada para pengemudi bus. Ia meminta para sopir untuk memprioritaskan keselamatan penumpang di atas segalanya, termasuk ketepatan waktu sampai di tujuan.
