Nekat! Kapolsek Kaliwungu Dipukul Saat Lerai Tawuran di Kendal, Dua Pemuda Mabuk Jadi Tersangka

Nekat! Kapolsek Kaliwungu Dipukul Saat Lerai Tawuran di Kendal, Dua Pemuda Mabuk Jadi Tersangka
ABDUL GHOFUR KONFERENSI PERS - Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar bersama jajaran menggelar konferensi pers di Mapolres Kendal, Senin (9/3/2026).
0 Komentar

RADARPEKALONGAN.ID, KENDAL – Satreskrim Polres Kendal bertindak tegas dengan menetapkan dua pemuda sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap Kapolsek Kaliwungu dan seorang anggota polisi. Insiden memilukan ini terjadi saat petugas berupaya melerai tawuran antar kelompok pemuda di Desa Krajan Kulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Kedua tersangka diidentifikasi sebagai Mistaqul Hariyanto (20), warga Desa Sumberejo, dan AF (18), warga Desa Sarirejo. Penangkapan ini merupakan respons cepat kepolisian atas tindakan anarkis yang menargetkan aparat penegak hukum yang sedang menjalankan tugas negara.

Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar, menegaskan bahwa proses hukum dilakukan berdasarkan alat bukti yang kuat serta hasil visum medis terhadap para korban.

Baca Juga:Puncak Arus Mudik 2026 Diprediksi 18 Maret, Pemkab dan Polres Batang Siapkan Pengamanan EkstraRatusan Penonton Padati Balap Lari di Jalan Krakatau Kajen, Polres Pekalongan Beri Pengawalan Ketat

“Setelah pemeriksaan intensif terhadap dua pelaku yang memukul Kapolsek Kaliwungu dan anggotanya, keduanya kami tetapkan sebagai tersangka. Penetapan ini berdasarkan alat bukti yang cukup, termasuk hasil visum korban,” ujar AKBP Hendry dalam rilis kasus di Mapolres Kendal, Senin (9/3/2026).

Dipicu Alkohol dan Masalah Sepele

Peristiwa bermula saat Kapolsek Kaliwungu AKP Nindya Putra Wahyu Nugroho bersama Brigadir Hendy melakukan patroli rutin sekaligus pengamanan tradisi Ngangklang (membangunkan sahur). Saat tiba di lokasi kejadian untuk membubarkan perkelahian, petugas justru mendapat serangan fisik dari tersangka yang emosinya tidak terkendali.

Berdasarkan penyelidikan, kedua kelompok pemuda tersebut diketahui berada di bawah pengaruh minuman keras, sehingga persinggungan sepele di jalan langsung memicu bentrokan fisik.

“Ketika diminta membubarkan diri, kedua tersangka tidak terima dan emosi. Saat itu mereka juga masih berada di bawah pengaruh alkohol. Motifnya karena bersinggungan lalu saling emosi. Kedua kelompok dalam kondisi mabuk sehingga perkelahian tidak bisa dihindari,” jelas Kapolres secara lugas.

Sempat Kabur dan Menantang Warga

Drama penangkapan sempat terjadi saat tersangka MH melarikan diri usai memukul petugas. Uniknya, MH justru kembali ke lokasi tak lama kemudian dan melakukan aksi provokatif dengan menantang warga sekitar berkelahi. Polisi yang dibantu warga pun langsung meringkusnya di tempat.

“Tersangka MH sempat kabur, namun kembali lagi ke lokasi dan menantang warga berkelahi. Anggota yang melakukan pengejaran melihat tersangka dan langsung mengamankannya dibantu warga,” imbuh AKBP Hendry.

0 Komentar